Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (tengah). Foto: Dok. Kemenhut.
Kemenhut Perkuat Jaringan Persemaian Nasional Dukung Program ASRI
Fachri Audhia Hafiez • 8 August 2026 09:54
Palembang: Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jaringan persemaian nasional guna mendukung Program Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Langkah strategis ini diwujudkan lewat kesiapan produksi hingga 70 juta bibit pohon per tahun yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
"Beliau mencanangkan Program ASRI, Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Sekaligus di forum itu memerintahkan kepada saya untuk menyiapkan persemaian-persemaian nursery dan bibit-bibit yang unggul yang baik untuk menghijaukan desa-desa kita, menghijaukan kota/kabupaten kita di seluruh Indonesia," kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Sumatra Selatan, dilansir Antara, Jumat, 7 Agustus 2026.
Baca Juga :
Raja Juli menjelaskan Kemenhut saat ini mengoperasikan 59 titik persemaian, terdiri dari sembilan persemaian skala besar dan 50 persemaian skala menengah. Seluruh jaringan tersebut difokuskan untuk memproduksi bibit berkualitas demi menopang gerakan penghijauan secara intensif.
"Jadi pada prinsipnya sekarang sudah tersedia 70 juta bibit di nursery kami di seluruh Indonesia,” kata Raja Juli.
Adapun komoditas yang disiapkan mencakup tanaman endemik seperti Sengon, Mahoni, Meranti, hingga jenis Multi Purpose Tree Species (MPTS) dan tanaman estetika seperti Tabebuya serta Ketapang Kencana. Pemilihan varietas ini ditujukan untuk memberikan nilai tambah ekologis sekaligus dampak ekonomi bagi warga sekitar.
.jpeg)
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (tengah). Foto: Dok. Kemenhut.
Guna memastikan efektivitas gerakan, Raja Juli menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari kementerian terkait, pemerintah daerah, hingga pihak swasta.
"Kerja sama dengan Kemendes, kerja sama dengan Kemendagri, kerja sama dengan Pak Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi sangat penting, termasuk tentu dengan pihak swasta, untuk mewujudkan ide besar Pak Presiden Prabowo Subianto tentang Indonesia ASRI," tutur Raja Juli.
Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo sendiri berdiri di atas lahan seluas 6 hektare dengan kapasitas produksi mencapai 5 juta batang bibit per tahun. Masyarakat dapat memperoleh bibit pohon secara gratis di fasilitas ini, cukup dengan menunjukkan KTP untuk mendapatkan kuota 25 bibit pohon.