Kebakaran hutan dan lahan. Foto: Istimewa
Pengendalian Titik Api Dipercepat untuk Mengurangi Risiko Kesehatan
M Sholahadhin Azhar • 7 September 2026 14:34
Jakarta: Relawan pemadam kebakaran diterjunkan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Hal tersebut untuk mempercepat pengendalian titik api.
"Kehadiran relawan Grup MIND ID ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengendalian titik api sekaligus membantu mengurangi risiko kesehatan dan gangguan terhadap aktivitas yang dihadapi masyarakat,” kata Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, dalam keterangan yang dikutip Senin, 7 September 2026.
Hal itu diungkap saat pihaknya meninjau daerah terdampak karhutla di Mempawah, Jumat, 4 September 2026. Peninjauan dilakukan bersama Direktur Utama PT TIMAH (Persero) Tbk, Restu Widiyantoro.
“Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat," kata Maroef.
Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam mengatakan, sebanyak 15 personel Fire Fighter ditugaskan untuk membantu menangani kondisi karhutla di Kalimantan Barat.
“Personel yang ditugaskan merupakan tim yang telah memiliki kemampuan dalam penanganan kondisi darurat kebakaran dan siap mendukung upaya pemadaman di lapangan,” kata Ruddy.
.jpeg)
Kebakaran hutan dan lahan. Foto: Istimewa
Ia berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan penuh disiplin, menjaga kekompakan, serta mengutamakan keselamatan selama berada di lokasi penanganan karhutla.
Kemampuan Emergency Response Team yang dimiliki PT TIMAH selama ini tidak hanya digunakan untuk merespons kondisi darurat di wilayah operasional perusahaan, tetapi juga dapat dikerahkan untuk mendukung penanganan bencana dan kondisi darurat yang membutuhkan sumber daya terlatih.
Melalui sinergi bersama Grup MIND ID, PT TIMAH turut memperkuat upaya penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Kehadiran para personel Fire Fighter diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mendukung upaya perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah terdampak.