Bantuan bencana gempa NTT dari holding kawasan industri Danareksa. Foto: dok Danareksa.
Danareksa dan 7 Kawasan Industri Salurkan 9,5 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT
Husen Miftahudin • 28 August 2026 22:52
Jakarta: PT Danareksa (Persero) bersama tujuh anggota holding kawasan industri, tenant, karyawan, dan mitra menghimpun bantuan senilai Rp423 juta untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penghimpunan dan penyaluran bantuan dikoordinasikan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), anggota holding yang lokasinya paling dekat dengan wilayah bencana. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terdampak.
Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan mengatakan kolaborasi seluruh ekosistem kawasan industri menjadi bagian dari upaya perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami berterima kasih karena ekosistem kawasan industri, tenant, karyawan, dan mitra bergerak kolektif untuk mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT," ujar Ngurah dalam keterangan tertulis, Jumat, 28 Agustus 2026.
Bantuan yang dihimpun dialokasikan untuk kebutuhan mendesak berdasarkan permintaan posko pengungsian. Bantuan tersebut terdiri atas 9,5 ton beras, lebih dari 1.100 porsi makanan siap saji, 300 liter minyak goreng, serta lebih dari 500 unit susu siap minum dan susu formula.
Selain kebutuhan pangan, bantuan mencakup lebih dari 200 unit perlengkapan istirahat, seperti kasur lipat, bantal, sarung, dan terpal. Sebanyak lebih dari 440 unit kebutuhan kebersihan keluarga juga disalurkan, antara lain popok bayi, popok lansia, serta sikat dan pasta gigi.
Bantuan juga dihimpun dari karyawan hingga tenant
Kontribusi bantuan berasal dari PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Makassar, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda), PT Kawasan Industri Terpadu Batang, dan SIER. Bantuan juga dihimpun dari karyawan dan tenant yang berada di kawasan industri tersebut.
Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko SIER Rizka Syafittri Siregar mengatakan pihaknya memastikan proses penghimpunan hingga penyaluran bantuan berjalan akuntabel dan sesuai kebutuhan di lapangan.
"Amanah sebagai koordinator kami jalankan dengan memastikan bantuan disalurkan sesuai kebutuhan lapangan. Partisipasi anggota holding, tenant, karyawan, dan mitra memperlihatkan kepedulian akan menghasilkan dampak yang jauh lebih besar ketika dilakukan bersama," tegas Rizka.

(Bantuan bencana gempa NTT dari holding kawasan industri Danareksa. Foto: dok Danareksa)
Danareksa perkuat ekosistem kawasan industri
Danareksa saat ini menaungi tujuh kawasan industri yang tersebar dari Medan hingga Makassar. Perusahaan terus memperkuat skala dan integrasi ekosistem tersebut seiring penataan kawasan industri BUMN.
Melalui transformasi tersebut, Danareksa mendorong kawasan industri menjadi destinasi investasi, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Ke depan, kami berkomitmen menjadikan kawasan industri sebagai simpul ekonomi yang hadir ketika masyarakat membutuhkan, sehingga ekosistem kawasan industri yang kami kelola dapat menjadi bagian aktif dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat Indonesia," tutup Ngurah.