Ilustrasi terowongan bawah tanah (underpass) di Simpang PDAM, Jalan Raya Tegar Berima, Kabupaten Bogor. (Dokumentasi/ Pemkab Bogor)
Pemkab Bogor Bakal Bangun Underpass di Simpang PDAM pada 2027
Silvana Febiari • 28 August 2026 06:37
Kabupaten Bogor: Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berencana membangun terowongan bawah tanah (underpass) di Simpang PDAM, Jalan Raya Tegar Beriman, pada 2027. Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan Simpang PDAM merupakan salah satu titik pertemuan arus kendaraan dengan volume lalu lintas cukup tinggi.
"Underpass dirancang untuk memperlancar pergerakan kendaraan di Simpang PDAM yang menjadi salah satu titik pertemuan arus lalu lintas dengan volume kendaraan cukup tinggi," kata Ajat, dilansir dari Antara, Kamis, 28 Agustus 2026.
Persimpangan tersebut menjadi penghubung arus kendaraan dari kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dan Cibinong City Mall (CCM) menuju Bambu Kuning-Bomang maupun arah sebaliknya.
Menurut Ajat, pembangunan underpass diproyeksikan menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Bogor pada 2027. Pembangunan ini merupakan bagian dari peningkatan konektivitas antarwilayah.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mengurangi antrean kendaraan yang selama ini terjadi di persimpangan. Keberadaannya diharapkan membuat perjalanan masyarakat lebih efisien.
"Keberadaan underpass diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan di persimpangan, memangkas waktu tempuh, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan," ujarnya.

Ilustrasi terowongan bawah tanah (underpass) di Simpang PDAM, Jalan Raya Tegar Berima, Kabupaten Bogor. (Dokumentasi/ Pemkab Bogor)
Ajat menjelaskan pembangunan underpass juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melakukan penataan kawasan Simpang PDAM secara menyeluruh.
Penataan itu mencakup jaringan utilitas di sepanjang Jalan Raya Tegar Beriman. Kabel-kabel utilitas yang saat ini berada di atas jalan direncanakan dipindahkan menggunakan sistem bawah tanah.
Langkah tersebut diharapkan membuat koridor Jalan Raya Tegar Beriman lebih tertata dan mengurangi potensi gangguan jaringan utilitas serta meningkatkan keamanan dan estetika kawasan.
Pembangunan underpass merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto. Tujuannya memperkuat konektivitas wilayah melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dengan penataan ruang dan utilitas publik.
Pemkab Bogor memproyeksikan pembangunan tersebut dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas di Simpang PDAM. Hal ini diharapkan mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat karena persimpangan tersebut menghubungkan sejumlah kawasan strategis di Cibinong dan sekitarnya.