Spesifikasi IRIS Dena, Kapal Fregat Iran yang Ditenggelamkan AS

Kapal IRIS Dena nomor 75 yang ditembak AS. (Tasnim)

Spesifikasi IRIS Dena, Kapal Fregat Iran yang Ditenggelamkan AS

Riza Aslam Khaeron • 5 March 2026 10:09

Jakarta: Amerika Serikat (AS) menenggelamkan kapal perang Iran IRIS Dena di perairan dekat Sri Lanka pada Selasa, 4 Maret 2026. Serangan tersebut dilakukan oleh kapal selam AS yang menembakkan torpedo ke fregat milik Angkatan Laut Iran tersebut.

Serangan ini menandai eskalasi serius setelah perang lima hari yang dimulai dengan serangan AS-Israel pada 28 Februari 2026.

Berdasarkan keterangan Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath, kapal fregat tersebut tenggelam di posisi sekitar 40 kilometer sebelah selatan pesisir Sri Lanka, tepatnya di area dekat Galle.

Pemerintah Sri Lanka segera mengerahkan unit udara dan laut untuk melakukan misi penyelamatan, yang berhasil mengevakuasi sejumlah awak kapal yang terluka, meski pencarian terhadap kru yang masih hilang terus dilakukan.

Peristiwa ini menjadi catatan sejarah militer karena untuk pertama kalinya sejak berakhirnya Perang Dunia II, sebuah kapal perang musuh berhasil ditenggelamkan melalui serangan torpedo oleh kapal selam AS.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, memberikan label "kematian senyap" (quiet death) terhadap operasi penyerangan tersebut.

Sebagai salah satu kapal tempur utama Iran, IRIS Dena dibekali dengan berbagai teknologi pertahanan modern, mulai dari meriam berat, rudal antipesawat, rudal antikapal, hingga sistem torpedo. Kapal ini juga memiliki fasilitas helipad untuk mendukung operasi udara maritim.

Menilik sejarahnya, kapal bernomor lambung 75 ini merupakan bagian dari Armada Selatan Angkatan Laut Iran yang diproduksi secara mandiri di galangan kapal Bandar Abbas. Proyek pembangunannya dimulai sejak 2012, diluncurkan ke laut pada 2015, dan baru resmi beroperasi penuh pada tahun 2021.

Berikut adalah uraian mendalam mengenai profil teknis dan persenjataan IRIS Dena yang hancur dalam peristiwa tersebut.
 

Spesifikasi Teknis IRIS Dena


Kapal IRIS Dena nomor 75 yang ditembak AS. (Tasnim)

Melansir Global Defence News, IRIS Dena adalah kapal perang tipe Moudge yang menjadi kebanggaan industri pertahanan Iran. Kapal ini dirancang sebagai platform tempur serbaguna yang mampu menjalankan misi peperangan permukaan, pertahanan udara, serta perburuan kapal selam.

Kapal ini juga dilengkapi dengan teknologi radar tiga dimensi untuk pemantauan wilayah laut yang luas.
 
Kategori Keterangan Spesifikasi
Identitas Kapal IRIS Dena
Nomor Lambung 75
Kelas Kapal Fregat Kelas Moudge
Dimensi Panjang ± 95 meter
Dimensi Lebar ± 11,1 meter
Draft ± 3,25 meter
Bobot (Displacement) ± 1.500 ton
Kecepatan Maksimum ± 30 knot
Sistem Penggerak 4 mesin diesel (total tenaga ± 20.000 hp)
Fasilitas Udara Dek helikopter untuk Bell 212 ASW
 

Sistem Sensor dan Elektronik


Sistem radar tipe Asr kapal IRIS Dena. (Tasnim)

Berdasarkan laporan dari media Tasnim, IRIS Dena mengandalkan radar PESA tiga dimensi tipe Asr sebagai mata utamanya. Radar ini sanggup mendeteksi dan melacak berbagai objek dalam radius hingga 300 kilometer.

Selain itu, kapal ini juga diperkuat dengan perangkat peperangan elektronik (electronic warfare) serta sistem peluncur umpan (chaff) guna mengecoh serangan rudal berpemandu radar milik lawan.
 
Baca Juga:
Hampir 150 Orang Hilang Usai Kapal Perang Iran Tenggelam di Perairan Sri Lanka
 

Persenjataan Utama

Berdasarkan informasi dari Global Defence News, sebagai ujung tombak armada laut Iran, IRIS Dena membawa konfigurasi senjata mematikan yang mencakup aspek serangan jarak jauh dan pertahanan jarak dekat.
 
Tipe Persenjataan Detail Komponen
Artileri Utama Meriam laut 76 mm fungsional ganda
Pertahanan Udara Meriam Fath 40 mm (berdasarkan desain Bofors)
Artileri Sekunder Meriam Oerlikon 20 mm
Serangan Antikapal Rudal C-802 / Noor
Pertahanan Rudal Rudal Sayyad-2
Senjata Bawah Air 2 set peluncur torpedo tiga tabung 324 mm
Proteksi Elektronik Sistem chaff dan perangkat jammer elektronik

Kemampuan teknis ini memungkinkan IRIS Dena untuk menjalankan berbagai peran strategis, mulai dari pengawalan kapal komersial hingga patroli kedaulatan di Samudra Hindia.

Catatan terakhir menunjukkan bahwa sebelum insiden ini, IRIS Dena sempat menghadiri ajang International Fleet Review 2026 di Visakhapatnam, India pada Februari 2026. Kehadirannya di sana dimaksudkan untuk menunjukkan kekuatan maritim Iran dalam pameran militer internasional tersebut.

Saat insiden terjadi, kapal ini mengangkut sekitar 180 kru. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa para penyintas telah mendapatkan perawatan medis di beberapa rumah sakit di wilayah selatan Sri Lanka.

Dalam upaya pertolongan, militer Sri Lanka mengerahkan dua kapal perang serta satu unit pesawat terbang untuk mengevakuasi para korban dari lokasi kejadian.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)