Gemabudhi menggelar penuangan eco enzyme di Sungai Jeletreng. Foto: Istimewa.
Upaya Gemabudhi Jaga Kelestarian Lingkungan Pecahkan Rekor MURI
Anggi Tondi Martaon • 8 March 2026 19:53
Jakarta: Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi) merayakan HUT ke-40 dengan menyelenggarakan giat lingkungan berupa penuangan eco enzyme terbanyak di Sungai Jeletreng yang merupakan bagian dari aliran menuju Sungai Cisadane. Upaya pelestarian lingkungan tersebut berhasil dicatat sebagai Rekor oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Ketua Umum Gemabudhi Bambang Patijaya menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari nilai kebajikan Buddhis yang menekankan harmoni antara manusia dan alam generasi muda. Diharapkan, upaya tersebut diharapkan menjadi pelopor perubahan lingkungan melalui aksi nyata, konsisten, dan berkelanjutan.
"Melalui pencapaian Rekor MURI ini, Gemabudhi berharap dapat menginspirasi masyarakat luas untuk semakin peduli terhadap kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan. Gerakan ecoenzyme ini juga diharapkan menjadi langkah awal dari berbagai inisiatif lingkungan yang melibatkan masyarakat, komunitas, dan pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekosistem bagi generasi mendatang," kata Bambang, melalui keterangan tertulis, Minggu, 8 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Daisol Nurofiq, jajaran pemerintah pusat dan daerah, pimpinan majelis keagamaan Buddhis, organisasi kepemudaan, serta para aktivis lingkungan. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat kesadaran publik terhadap krisis ekologis.
Melalui penuangan ribuan liter ecoenzyme ke sungai, Gemabudhi ingin menunjukkan kontribusi konkret dalam menanggapi masalah dan upaya revitalisasi ekosistem sungai yang terdampak pencemaran khususnya akibat limbah industri kimia dan pestisida yang mencemari aliran Sungai Jeletreng hingga ke Sungai Cisadane yang dampaknya sampai ke Muara Angke, Jakarta.
“Kami turut senang dapat berkontribusi dan berkolaborasi dalam memerangi pencemaran lingkungan melalui penyediaan Eco Enzyme yang diproduksi secara mandiri di Flavor Bliss Alam Sutera melalui program CSR Alam Sutera Peduli. Giat produksi Eco Enzyme secara mandiri ini merupakan salah satu program serta komitmen Alam Sutera untuk terus menghadirkan kawasan lingkungan hidup yang berkelanjutan," ungkap Bambang.

Gemabudhi menggelar penuangan eco enzyme di Sungai Jeletreng. Foto: Istimewa.
Dengan aksi nyata penuangan cco enzyme bersama Gemabudhi di kawasan sungai Jeletreng Cisadane, diharapkan dapat merevitalisasi ekosistem sungai yang sempat tercemar. Serta memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang masih memanfaatkan aliran Sungai Cisadane untuk kehidupan sehari-hari.
“Harmoni dalam keberagaman, tumbuh dalam kebajikan," tegas Direktur PT Alam Sutera Realty Tbk, Andre Simandjaja.
Semangat 40 tahun Gemabudhi menjadi pengingat bahwa kebajikan tidak hanya diwujudkan dalam kata. Namun, melalui aksi nyata menjaga bumi sebagai rumah bersama.