BPBD Babel Imbau Nelayan Tidak Melaut hingga Juni

BPBD Provinsi Kepulauan Babel imbau pengunjung objek wisata pantai waspadai air pasang laut tinggi. ANTARA/Aprionis

BPBD Babel Imbau Nelayan Tidak Melaut hingga Juni

Whisnu Mardiansyah • 17 May 2026 10:27

Pangkalpinang: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Budi Utama, mengingatkan nelayan untuk sementara tidak melaut. Imbauan ini disampaikan agar masyarakat mewaspadai dampak fenomena El Nino yang memicu hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi di perairan daerah tersebut.

"Selama fenomena El Nino ini diharapkan nelayan tidak melaut untuk menghindari kecelakaan kapal di laut," kata Kepala BPBD Babel, Budi Utama, di Pangkalpinang, seperti dilansir Antara, Minggu, 17 Mei 2026.

Ia mengatakan perubahan cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino di perairan Kepulauan Bangka Belitung diperkirakan terjadi hingga awal Juni 2026. Oleh karena itu, masyarakat pesisir khususnya para nelayan diminta tidak beraktivitas mencari ikan di tengah laut.

"Potensi kecelakaan kapal nelayan di tengah laut cukup tinggi, seperti kejadian beberapa waktu lalu kapal nelayan Bangka tenggelam akibat diterjang angin kencang," ujarnya.
 


Budi Utama menyatakan perubahan cuaca ekstrem di perairan laut berlangsung cepat dan terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini sulit diprediksi sehingga sangat membahayakan keselamatan para nelayan yang beraktivitas di tengah laut.

"Perubahan cuaca yang cepat ini harus diwaspadai para nelayan. Di saat kondisi cuaca tenang tiba-tiba saja hujan lebat disertai angin kencang yang memicu gelombang laut meningkat yang membahayakan keselamatan pelayaran, khususnya kapal nelayan tradisional di daerah ini," katanya.


Ilustrasi gelombang tinggi

Selama liburan akhir pekan ini, pihaknya juga mengimbau pengunjung objek wisata pantai untuk berhati-hati dan selalu menjaga anak-anaknya saat bermain dan mandi di pantai.

"Kita bersama pengelola objek wisata pantai ini terus menyosialisasikan dan mengimbau para pengunjung tidak berenang di pantai jika kondisi cuaca tiba-tiba memburuk, karena dapat membahayakan keselamatannya," kata Budi Utama.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)