Wapres AS Berencana Hadiri Penandatanganan Gencatan dengan Iran di Jenewa

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance. Foto: Anadolu

Wapres AS Berencana Hadiri Penandatanganan Gencatan dengan Iran di Jenewa

Fajar Nugraha • 15 June 2026 09:15

Washington: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan pada Minggu, 14 Juni, bahwa dirinya berencana untuk menghadiri upacara penandatanganan perjanjian damai yang baru diumumkan dengan Iran di Jenewa, Swiss.

Ia menambahkan bahwa Presiden Donald Trump kemungkinan juga akan hadir secara langsung seiring dengan proses finalisasi pengaturan acara yang tengah dirampungkan oleh para pejabat terkait.

"Saya tentu berencana untuk berada di sana, tetapi ada kemungkinan presiden sendiri yang akan hadir," ujar Vance dalam sebuah wawancara telepon di saluran Fox News, seperti dikutip Anadolu, pada Senin, 15 Juni 2026.

Ia menambahkan, bahwa masih menyusun logistik mengenai siapa saja yang akan menghadiri upacara penandatanganan tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah pengumuman tercapainya kesepakatan damai dengan Iran, yang digambarkan oleh Vance sebagai pencapaian besar bagi Amerika Serikat. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan pada hari Senin dini hari bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan damai setelah melalui negosiasi yang intensif.

Kedua belah pihak secara resmi mendeklarasikan penghentian segera dan permanen atas seluruh operasi militer di semua lini pertempuran, termasuk di Lebanon.

"Menyusul pembicaraan yang intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Kesepakatan Damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah dicapai, Kedua belah pihak telah mendeklarasikan penghentian segera dan permanen atas operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon," tulis Sharif dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.

Menurut keterangan resmi dari Sharif, upacara penandatanganan formal untuk perjanjian damai tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 19 Juni mendatang di Swiss. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada hari Minggu bahwa kesepakatan dengan Iran telah selesai difinalisasi.

Bersamaan dengan itu, ia mengumumkan pemberian otorisasi penuh untuk membuka kembali Selat Hormuz serta menginstruksikan penarikan blokade angkatan laut AS.

"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat untuk semuanya! Dengan ini saya mengotorisasi penuh pembukaan Selat Hormuz secara bebas biaya, dan, secara bersamaan dengan ini, mengotorisasi penarikan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat," deklarasi Trump melalui unggahan di platform miliknya, Truth Social.

Trump juga memberikan sinyal dimulainya kembali lalu lintas maritim internasional dan pengiriman komoditas energi melalui jalur perairan strategis tersebut.

"Kapal-kapal di dunia, hidupkan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!" seru Trump.

(Kelvin Yurcel)

(Fajar Nugraha)