Ancaman Kebakaran Meningkat di Tengah Gelombang Panas Australia

Kebakaran yang melanda Australia di tengah gelombang panas. Foto: ABC Australia

Ancaman Kebakaran Meningkat di Tengah Gelombang Panas Australia

Muhammad Reyhansyah • 27 January 2026 19:21

Victoria: Gelombang panas besar yang melanda wilayah tenggara Australia meningkatkan ancaman kebakaran hutan, sementara Melbourne diperkirakan akan mengalami hari terpanasnya dalam hampir 17 tahun pada 27 Januari. Otoritas setempat memerintahkan ratusan warga di kota-kota pedesaan untuk segera mengevakuasi rumah mereka.

Biro Meteorologi Australia menyatakan suhu di Melbourne berpotensi mencapai 45 derajat Celsius, dengan kondisi gelombang panas parah hingga ekstrem diperkirakan mencapai puncaknya pada 27 dan 28 Januari sebelum mereda secara bertahap pada akhir pekan.

Kondisi cuaca ekstrem tersebut meningkatkan tingkat bahaya kebakaran di Victoria, negara bagian terpadat kedua di Australia. Di wilayah Otways, kebakaran hutan yang bergerak cepat telah menghanguskan sekitar 10.000 hektare lahan.

Pejabat memperingatkan bahwa angin kencang yang diperkirakan bertiup pada sore hari dapat mempercepat penyebaran api dan mengancam permukiman warga.

“Perubahan kondisi yang akan terjadi sekitar pukul 17.00 waktu setempat, dengan hembusan angin yang sangat kuat, kemungkinan akan menyebabkan dampak paling besar dan mendorong api menyebar lebih jauh,” kata Kepala Country Fire Authority, Jason Heffernan, dikutip dari The Straits Times, Selasa, 27 Januari 2026.

Heffernan mengatakan layanan darurat telah mendatangi sekitar 1.100 rumah secara langsung dan mengirimkan pesan singkat ke sekitar 10.000 nomor telepon untuk mengimbau warga meninggalkan wilayah terdampak.

Sebagai langkah pencegahan, otoritas juga memberlakukan larangan total aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di seluruh wilayah Victoria, guna menekan risiko munculnya titik api baru di tengah cuaca ekstrem.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)