Pengungsi Banjir Bekasi Tersisa 4.488 Jiwa

Ilustrasi banjir rob. Foto: Dok. Metrotvnews.com/Yurike Budiman.

Pengungsi Banjir Bekasi Tersisa 4.488 Jiwa

Antonio • 28 January 2026 22:27

Bekasi: Jumlah pengungsi terdampak banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tersisa 4.488 jiwa, per Rabu, 28 Januari 2026, pukul 13.00 WIB. Angka ini menunjukkan adanya penurunan signifikan jumlah pengungsi dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 15.335 jiwa.

"Titik pengungsian ada 13 lokasi yang tersebar di delapan desa terdampak yang ada di lima kecamatan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, di Bekasi, Rabu, 28 Januari 2026.

Dodi menjelaskan, titik banjir tersebar di Kecamatan Babelan, Sukawangi, Sukakarya, Pebayuran dan Karangbahagia. Untuk di Babelan, titik pengungsian terdapat 4 titik yang ada di Perumahan Babelan Garden City RT 01/07, Kampung Balendung, Desa Kedungpengawas dan Masjid Al Hidayah Kampung Tambun Magih, Desa Buni Bakti. Kemudian, di Pendopo Desa Babelan Kota dan Posko Sekretariat RW 013, Desa Babelan Kota.

Selanjutnya, di Sukawangi terdapat satu titik pengungsian yaitu di Musala Al Hakim Desa Sukamekar. Kemudian di Kecamatan Sukakarya ada tiga titik pengungsian yaitu Kantor Desa Sukajadi, SDN 01 Sukajadi dan Masjid Baiturrohman, Desa Sukajadi.

Banjir di Perumahan Pondok Hijau Permai, Rawalumbu, Kota Bekasi. Antonio/MTVN

Terakhir, ada tiga titik lokasi pengungsian di Kecamatan Pebayuran. Masing-masing yaitu di Masjid Desa Karangharja, Tenda Pengungsian Kampung Kobak Ceper dan Masjid di Desa Karangsegar.

"BPBD melakukan asesmen, evakuasi dan pemberian bantuan logistik kepada korban terdampak," ujar Dodi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat sebanyak 15.335 warga mengungsi akibat banjir di 161 titik hingga hari ini, 27 Januari 2026. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan lokasi pengungsian korban banjir berada di 11 desa yang tersebar di lima kecamatan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)