Tekan Potensi Hujan Ekstrem, Satu Ton Garam Disemai di Langit Pantura Jateng

Proses modifikasi cuaca di Jawa Tengah. (istimewa)

Tekan Potensi Hujan Ekstrem, Satu Ton Garam Disemai di Langit Pantura Jateng

Media Indonesia • 27 January 2026 23:43

Semarang: Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali dilaksanakan di perairan utara Jawa Tengah pada Selasa, 27 Januari 2026. Pada sortie ketiga, pesawat PK-SCJ menyemai 1.000 kilogram garam dapur atau Natrium Klorida (NaCl) untuk mengelola distribusi curah hujan dan menekan potensi hujan ekstrem di wilayah daratan.

Penyemaian awan dilakukan di area target perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52 hingga 82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang. Flight Scientist PT Makson Sukses Pratama, Fadhlan Rizakul Hafidz, menyebut wilayah tersebut masih mendukung pertumbuhan awan hujan.


Proses modifikasi cuaca di Jawa Tengah. (istimewa)

Berdasarkan hasil pengamatan di udara, penyemaian dilakukan pada awan Cumulus Congestus dengan ketinggian puncak awan mencapai 14.000 hingga 15.000 kaki, serta awan Stratocumulus dengan puncak sekitar 10.000 kaki. Operasi ini bertujuan mengalihkan hujan ke wilayah perairan untuk mengurangi intensitas hujan di daratan Jawa Tengah.

Kalakhar BPBD Jawa Tengah, Bergas C Penanggungan, mengatakan OMC akan terus dilaksanakan hingga 29 Januari 2026 sebagai bagian dari penanganan darurat bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut. Bergas menambahkan, dalam satu hari operasi penyemaian awan dapat dilakukan hingga sembilan sortie, menyesuaikan dengan kondisi dan pertumbuhan awan di wilayah target. 

“Modifikasi cuaca ini bertujuan menekan curah hujan di wilayah terdampak bencana. Kami juga mengimbau masyarakat tetap waspada karena puncak musim hujan diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026,” ujarnya. (MI/HT)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)