Paes Ungkap Ajax Jadi Klub Impiannya Sejak Kecil

Penjaga gawang timnas Indonesia Maarten Paes bergabung dengan Ajax Amsterdam. Dok Instagram @afcajax

Paes Ungkap Ajax Jadi Klub Impiannya Sejak Kecil

Dhika Kusuma Winata • 3 February 2026 13:08

Jakarta: Penjaga gawang timnas Indonesia Maarten Paes mengungkapkan bergabung dengan Ajax Amsterdam menjadi momen emosional sekaligus puncak dari mimpi masa kecilnya. Bagi Paes, kepindahan ke Ajax sebagai kepulangan ke klub yang sejak lama dia idolakan.

“Rasanya sangat istimewa. Saya sangat bangga bisa bermain untuk logo ini, untuk klub ini, dan untuk kota ini,” kata Paes dalam wawancara dengan klub, dikutip pada Selasa, 3 Februari 2026.

Ajax mengumumkan perekrutan Paes secara resmi pada Senin, 2 Februari 2026, malam. Kiper berusia 27 tahun itu langsung dikontrak jangka panjang hingga Juni 2029.

Paes menegaskan siap memberikan segalanya untuk membalas kepercayaan yang diberikan Ajax. Pasalnya, sejak usia belia, Ajax sudah mendapat tempat khusus di hati Paes.

“Saya memang penggemar besar Ajax sejak kecil. Pertandingan pertama yang saya tonton adalah di stadion ini, saat Ajax menang 7-1 atas De Graafschap. Waktu itu saya membeli kaus Van der Vaart,” ujar dia.

“Sejak dulu saya selalu melihat Ajax sebagai klub yang sangat indah. Sekarang bisa menjadi bagian dari klub ini benar-benar luar biasa,” ucap dia.


Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes saat menandatangani kontrak dengan Ajax Amsterdam. Foto: Instagram @maartenpaes
 

Baca Juga: 

Terungkap, Ajax Sudah Lama Pantau Maarten Paes



Paes mengatakan keyakinan pada diri sendiri menjadi kunci perjalanan kariernya hingga kembali ke Belanda. Dia menyebut langkah ke Amerika Serikat bersama FC Dallas beberapa tahun lalu sebagai bagian dari visi jangka panjang.

Selama sekitar 4,5 tahun berkarier di Major League Soccer, Paes merasa banyak berkembang, bukan hanya sebagai pesepak bola, tetapi juga sebagai atlet dan pribadi. Dia menyebut pengalaman menjadi kapten tim dan beradaptasi dengan budaya baru sebagai pelajaran berharga.

“Ketika saya pergi ke Amerika, tidak semua orang melihat itu sebagai langkah yang wajar. Tapi saya punya visi. Saya belajar, berkembang, dan selalu berpikir, jika suatu hari kembali ke Belanda, maka itu hanya untuk Ajax dan sekarang itu terwujud,” kata dia.

Dia mengatakan MLS adalah kompetisi yang berat. Setiap laga bisa berarti penerbangan berjam-jam, perbedaan iklim dan kondisi yang menuntut fisik. 

"Itu memaksa saya untuk benar-benar menjadi atlet papan atas,” ujar dia.

Paes menegaskan target utamanya adalah membantu Ajax kembali meraih kemenangan dan trofi.

“Saya ingin menjadi bagian dari tim yang menang. Saya percaya bisa berkontribusi dalam puzzle besar itu. Yang pasti, saya siap dan akan melakukan segalanya untuk Ajax,” ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)