Akhiri Puasa Gelar, Rifqi Fitriadi Berhasil Juarai ITF M15 Wuning

Petenis putra Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi mengikuti sesi latihan di Lapangan Tenis GBK, Jakarta, Selasa (3/2/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Akhiri Puasa Gelar, Rifqi Fitriadi Berhasil Juarai ITF M15 Wuning

Achmad Zulfikar Fazli • 5 July 2026 23:14

Jakarta: Petenis Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi mengakhiri penantian hampir tiga tahun untuk kembali meraih gelar tunggal setelah menjuarai turnamen ITF M15 Wuning 2026 di China, Minggu, 5 Juli 2026. Kemenangan ini menjadi gelar tunggal kedua bagi Rifqi di ajang ITF.

Rifqi meraih titel pertamanya saat menjuarai seri ketiga Harum Energy Men's World Tennis Tour di Jakarta tiga tahun lalu.

"Saya sudah dua minggu di sini. Minggu pertama kemarin kalah di babak pertama, terus sekarang minggu kedua bisa ambil titel, bisa ambil juara. Ini tunggal titel pertama setelah juara di Jakarta tahun 2023," kata Rifqi, Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 5 Juli 2026.

Dalam perjalanannya untuk mengangkat trofi pada pekan kedua ITF M15 Wuning 2026, Rifqi yang menempati unggulan kelima tak pernah kehilangan set sejak babak pertama. Rifqi memastikan gelar juara seusai mengalahkan petenis Rusia Amirkhamza Nasridinov dengan skor 6-3, 6-3 pada partai final.

Petenis berusia 27 tahun itu mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari peningkatan aspek mental yang menjadi fokus utama dalam persiapannya, selain menjaga profesionalisme baik di dalam maupun di luar lapangan.

"Untuk saya sendiri lebih condong ke pendekatan mental karena memang 80 persen pertandingan tenis yang kita mainkan sebenarnya dari mental atau dari pikiran. Kalau mentalnya kita bisa meng-handle, bisa enjoy every point, every match, pasti hasilnya akan ada," kata Rifqi.

Rifqi mengungkapkan tetap menikmati setiap kesempatan bertanding, terlepas dari hasil yang diraih, meski dia bersama tim tetap memiliki target untuk tampil maksimal di setiap turnamen.

"Terlepas juara dan tidak pun saya tetap enjoy untuk mengikuti turnamen men's feature sekarang. Pasti ada target tersendiri saya dan tim untuk selalu bisa tampil maksimal, namun kami juga tak bisa memungkiri bahwa badan atlet juga kadang butuh istirahat," kata Rifqi.

"Jadi sekarang sangat bersyukur banget bisa juara lagi setelah hampir tiga tahun," tambah Rifqi.

Dia mengatakan gelar di Wuning menjadi modal positif untuk menatap persiapan menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada September 2026.

"Ini jadi modal yang sangat baik untuk persiapan ke Asian Games," ujar Rifqi.

(Achmad Zulfikar Fazli)