Salah satu rumah warga di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang rusak akibat gempa bumi beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Pemprov Sulteng
Pemkab Sigi Percepat Pembangunan Huntara Tahap II untuk Korban Gempa
Silvana Febiari • 7 July 2026 18:52
Sigi: Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mempercepat penerbitan Surat Keputusan (SK) pembangunan hunian sementara (huntara) tahap II. Huntara ini untuk warga terdampak gempa di Kecamatan Nokilalaki dan Palolo.
"Hari ini draf surat keputusan untuk rumah rusak berat dan rumah ibadah yang rusak berat sudah siap, tetapi berdasarkan ketentuan maka harus dilakukan uji publik kembali kepada masyarakat," kata Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, seperti dilansir Antara, Selasa, 7 Juli 2026.
Ia meminta camat setempat menggelar uji publik bersama kepala desa. "Apabila tidak ada lagi sanggahan dari hasil uji publik ini, maka dilanjutkan dengan review inspektorat mulai Rabu (8 Juli) besok," ucapnya.
Pemkab bersama Forkopimda akan mengajukan SK ke BNPB untuk pembangunan huntara dan rumah ibadah sementara.
"Harapannya proses pengajuan SK tahap II untuk pembangunan huntara ini lancar, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala," harapnya.

Personel TNI dan Polri bersama-sama membersihkan rumah warga akibat bencana gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin, 22 Juni 2026. ANTARA/HO-Polres Sigi
Data Satgas mencatat 4.011 rumah rusak, 266 di antaranya rusak berat. BNPB telah membangun 50 huntara tahap pertama di Desa Kamarora, Nokilalaki.