Jemaah haji asal Tulungagung saat tiba di Tanah Air usai menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Antara/ Dokumentasi pribadi.
Seluruh Kloter Haji Tulungagung Sudah Kembali di Tanah Air
Deny Irwanto • 3 July 2026 14:22
Tulungagung: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memastikan sebanyak 1.166 jemaah haji asal Tulungagung telah kembali ke Tanah Air hingga akhir Juni 2026.
Kepala Kemenhaj Tulungagung, Suryani, mengatakan total jemaah haji asal Tulungagung yang diberangkatkan pada musim haji 2026 mencapai 1.174 orang. Mereka tergabung dalam Kloter 102, 103, 104, 105, dan 112.
"Seluruh kloter asal Tulungagung telah kembali ke tanah air. Kepulangan terakhir berlangsung pada Selasa (30/6), yakni Kloter 112 yang merupakan kloter gabungan dengan Kabupaten Nganjuk dan Kota Kediri," kata Suryani dalam keterangan pers seperti dilansir, Antara, Jumat, 3 Juli 2026.
Selain itu, seorang jemaah asal Kecamatan Besuki, Sarmini, masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi sehingga belum dapat mengikuti jadwal kepulangan bersama rombongan.

Jemaah haji asal Tulungagung saat tiba di Tanah Air usai menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Antara/ Dokumentasi pribadi.
"Kondisi jamaah tersebut masih terus dipantau. Setelah dinyatakan pulih dan layak terbang, yang bersangkutan akan dipulangkan bersama kloter berikutnya," ungkapnya.
Menurut Suryani pemerintah tetap memberikan pendampingan kepada jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Seluruh biaya perawatan hingga proses pemulangan ke Indonesia menjadi tanggungan pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami berharap beliau segera pulih sehingga dapat kembali ke tanah air. Seluruh proses pemulangan akan difasilitasi pemerintah," ungkapnya.
Kemenhaj Tulungagung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah mendampingi proses pemberangkatan hingga kepulangan jemaah sehingga pelaksanaan ibadah haji 2026 secara umum berjalan lancar.
Pemerintah akan terus memantau perkembangan kondisi jemaah yang masih dirawat hingga dapat berkumpul kembali bersama keluarganya di Tulungagung