Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Trump Ingin Tetap Berpidato meski Badai Hambat Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS
Willy Haryono • 5 July 2026 11:10
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap bersikeras menyampaikan pidato peringatan Hari Kemerdekaan AS meski badai petir memaksa ribuan peserta dievakuasi sementara dari National Mall di Washington pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Melalui platform Truth Social, Trump mengatakan acara hanya ditunda sementara dan akan tetap dilaksanakan setelah cuaca membaik.
"Kami akan menunggu. Saya tidak peduli apakah pidato dimulai pukul 02.00 dini hari atau satu jam lagi. Sepertinya badai akan berlalu, seperti biasanya," tulis Trump.
"Saya akan tetap datang apa pun yang terjadi. Saya tidak akan membiarkan sedikit hujan menghentikan perayaan 250 tahun kami," lanjutnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Minggu, 5 Juli 2026.
Perintah evakuasi sementara dikeluarkan ketika ribuan warga memadati National Mall untuk menghadiri Great American State Fair dan acara Salute to America.
Washington dijadwalkan menggelar pertunjukan kembang api besar-besaran serta pidato Trump untuk memperingati 250 tahun berdirinya Amerika Serikat. Namun, hujan deras disertai angin kencang mengganggu rangkaian acara setelah ibu kota AS sebelumnya dilanda gelombang panas.
Suhu udara di Washington tercatat melampaui 37,8 derajat Celsius, menjadikan peringatan Hari Kemerdekaan AS tahun ini sebagai salah satu yang terpanas di kota tersebut.
Sebelum badai datang, pesawat-pesawat militer sempat melakukan atraksi terbang rendah di atas National Mall. Tim penerjun payung Angkatan Darat dan Angkatan Laut Amerika Serikat juga melakukan demonstrasi dengan membawa bendera raksasa AS.
Trump menyebut cuaca buruk tersebut justru menambah semarak perayaan. "Badai membawa keberuntungan dan membuat acara menjadi sedikit lebih menarik," tulisnya.
Ia juga mengajak masyarakat tetap menikmati perayaan meski berlangsung hingga larut malam.
Penundaan tersebut terjadi menjelang pertunjukan kembang api yang disebut-sebut akan menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat di National Mall.
Baca juga: Peringatan 250 Tahun AS: Trump Sebut Identitas Amerika Diserang Kaum Radikal