Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team Maximo Quiles. Dok Antara.
Quiles Kunci Gelar Juara Dunia Moto3 2026 di Sirkuit Mandalika
Arga Sumantri • 11 October 2026 15:17
Lombok Tengah: Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team Maximo Quiles memenangi lomba Moto3 Grand Prix Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu, 11 Oktober 2026. Ia mencatatkan waktu 32 menit 36,821 detik.
Kemenangan ini sekaligus menjadikan Quiles juara dunia Moto3 2026. Quiles telah mengoleksi 351 poin, unggul 132 poin atas Almansa. Dengan lima seri tersisa, poin maksimal yang bisa diperoleh Almansa hanya 125 poin, tak mungkin lagi mengejar Quiles.
Seperti dilansir Antara, Quiles menegaskan tetap mempertahankan mentalitas kompetitif dengan fokus menyelesaikan seluruh rangkaian musim hingga seri terakhir di Valencia, Spanyol. Meskipun, sudah menjadi juara dunia Moto3 2026.
Pembalap asal Spanyol tersebut menyatakan keberhasilan menjadi juara dunia tidak mengubah fokusnya. Ia tetap ingin memberikan kemampuan terbaik dalam setiap balapan, termasuk menghadapi tekanan dari para pesaingnya.
"Benar, saya juga sempat gugup saat balapan penentu gelar tadi namun perasaan gugup selalu bagus untuk dimiliki agar terus mencapai fokus," kata Quiles setelah ditetapkan sebagai juara dunia Moto3 2026, dalam Grand Prix Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu, 11 Oktober 2026.
Menurut pembalap berusia 18 tahun itu persaingan dengan Brian Uriarte dan Alvaro Carpe yang memperkuat Red Bull KTM Ajo, serta David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP membuat perjalanan menuju gelar juara tidak mudah.
Ketiganya terus menunjukkan peningkatan sehingga dia harus mati-matian mempertahankan keunggulan.
Uriarte mengawali balapan di pole position dengan catatan waktu 1 menit 36,861 detik, sementara Quiles memulai dari posisi keenam dan pembalap andalan Indonesia Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia menempati urutan ketujuh. Quiles membukukan 20 lap dengan waktu 32 menit 36,821 detik.
Balapan diwarnai dengan sejumlah insiden sehingga enam pembalap gagal menyelesaikan finis termasuk Carpe yang bertengger di posisi ketiga klasemen.