Daya Beli Tidak Melemah, Wakil Menteri Perekonomian: Terjadi Pergeseran Konsumsi

Wakil Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, dalam program Top Economy, Selasa, 13 Oktober 2026. Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV

Daya Beli Tidak Melemah, Wakil Menteri Perekonomian: Terjadi Pergeseran Konsumsi

Muhamad Marup • 14 October 2026 00:19

Jakarta: Wakil Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, memastikan, daya beli masyarakat Indonesia tidak melemah. Menurutnya, yang terjadi justru adanya pergeseran konsumsi di masyarakat.

"Daya beli tidak melemah, yang terjadi pergeseran konsumsi. Saya terkaget-kaget dengan growth di berbagai tempat konsumsi, growth-nya luar biasa," ujar Dradjad, dalam program Top Economy Metro TV, Selasa, 13 Oktober 2026.

Ia menyebut beberapa sektor yaitu transportasi dan wisata mengalami pertumbuhan yang tinggi. Menurutnya, pertumbuhan tersebut tercatat dalam data yang ada di Badan Pusat Statistik (BPS).

Terkait persoalan data ini, Drajad menyebut perlu ada komunikasi yang jelas ke masyarakat. Meski data BPS tidak menggambarkan kondisi per individu, tapi itu cukup menggambarkan kondisi nyata Indonesia.

"Tapi dari data situ saya lihat, oh memang mungkin komunikasi kebijakan, komunikasi mengenai data ini juga perlu kita jadikan langkah perbaikan," ucapnya.

Wakil Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, dalam program Top Economy, Selasa, 13 Oktober 2026. Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV

Dradjad mengungkapkan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini dalam tren yang bagus, terutama daya beli. Menurutnya, narasi yang selama ini menyebut daya beli melemah justru terbantahkan oleh data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Ia mengakui, sejumlah wilayah memang masih belum mencapai target pertumbuhan ekonomi. Meski begitu, selisih untuk memenuhi target tersebut sangat sedikit.

"Banyak yang di atas rata-rata nasional. Nah yang di bawah rata-rata nasional itu tetap sebagian dekat 5 persen," katanya.

Drajad mengatakan, inovasi sederhana bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, salah satu pekerjaan rumah saat ini adalah mendorong para kepala daerah untuk menghadirkan inovasi-inovasi yang sederhana.

"Jadi memang PR-nya salah satunya adalah bagaimana kita bisa mendorong para kepala daerah untuk meningkatkan pertumbuhan di daerahnya dengan inovasi-inovasi yang relatif simpel," jelasnya.

(Muhamad Marup)