Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi Marsekal TNI Yusuf Jauhari menjelaskan pemerintah mendorong industri pertahanan dalam negeri.
Wamenhan Yusuf Dorong Industri Pertahanan untuk Perkuat TNI dan Ekonomi
Siti Yona Hukmana • 16 October 2026 06:47
Jakarta: Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi Marsekal TNI Yusuf Jauhari menjelaskan pemerintah mendorong industri pertahanan dalam negeri. Namun, dorongan itu tidak hanya berkontribusi untuk memperkuat TNI, tetapi juga menggerakkan ekonomi.
"Kita mendorong seluruh industri pertahanan untuk berkontribusi dalam memperkuat TNI kita dan itu harapannya tidak hanya kekuatan TNI, tetapi bagaimana ekonomi juga bergerak. Demikian juga transfer teknologi maupun pemanfaatan teknologi," kata Yusuf dilansir Antara, Jumat, 16 Oktober 2026.
Sementara terkait kemandirian alutsista dan industri pertahanan terutama di tengah dinamika geopolitik dunia, Wamenhan Yusuf menjelaskan pemerintah berupaya mengantisipasi gejolak-gejolak yang mungkin terjadi ke depannya. Salah satunya, diversifikasi alutsista.
"Diversifikasi saya kira menjadi suatu opsi buat kita sekarang ini karena dengan begitu kita juga berusaha mandiri, dan tidak bergantung dengan satu negara," kata Yusuf.

Marsekal Madya (Marsdya) TNI Yusuf Jauhari dalam pelantikan pejabat Kabinet Merah Putih, di Istana Negara, Kamis, 15 Oktober 2026. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
Ia menyebut industri pertahanan akan didorong untuk berpartisipasi menopang kekuatan. Tidak hanya sebagai kekuatan militer, tetapi kekuatan yang menopang seluruh kelangsungan bangsa.
Diketahui, Yusuf Jauhari, yang semula bintang tiga dengan pangkat marsekal madya, menerima kenaikan pangkat satu tingkat menjadi marsekal dengan menyandang tanda pangkat bintang empat, saat dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.
Yusuf dilantik sebagai Wamenhan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi bersama Jenderal TNI Richard Tampubolon, yang juga menerima kenaikan pangkat dari bintang tiga menjadi bintang empat, saat dilantik sebagai Wamenhan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.
Dua wakil menteri itu menggantikan wamenhan sebelumnya, Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, yang saat ini aktif sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).