Kecelakaan di Tol Ngawi, Jasa Raharja Jamin Santunan Semua Korban

Kecelakaan lalu lintas/Ilustrasi Istimewa

Kecelakaan di Tol Ngawi, Jasa Raharja Jamin Santunan Semua Korban

Lukman Diah Sari • 18 October 2026 22:02

Madiun: PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Toyota Hiace dan truk tronton di Jalan Tol Ngawi–Kertosono KM 616 Jalur A, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu, 18 Oktober 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tersebut mengakibatkan 4 orang meninggal dan 5 orang luka-luka. 

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan tersebut. Dia menegaskan komitmen pihaknya untuk memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh korban sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian, rumah sakit, dan para pemangku kepentingan terkait agar proses penanganan korban dapat berjalan dengan baik,” ujarnya, Minggu, 18 Oktober 2026. 

Kepala Jasa Raharja Cabang Madiun, Donny Irvanny, juga telah berkoordinasi dengan Polres Madiun terkait laporan kepolisian. Untuk mempercepat penanganan medis, Jasa Raharja langsung menerbitkan surat jaminan (guarantee letter) bagi lima korban luka yang dirawat di RSUD Caruban.

Sementara itu, penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia telah dilimpahkan ke Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Sleman dan KPJR Bantul, sesuai domisili korban.

Petugas Jasa Raharja Kanwil DIY langsung bergerak memastikan keabsahan ahli waris. Salah satunya untuk korban meninggal bernama Novandika, yang ahli warisnya telah diverifikasi atas nama sang ayah, Sugeng, warga Desa Banyuraden, Gamping, Sleman.

Penanganan korban luka. (Foto: Jasa Raharja) 

Berdasarkan laporan awal kepolisian, kecelakaan maut ini bermula saat Toyota Hiace melaju dari arah barat ke timur. Tiba di lokasi kejadian, Hiace tersebut menabrak bagian belakang kanan truk tronton yang melaju di jalur lambat. Saat ini, korban luka telah mendapat perawatan di RSUD Caruban.

“Tentunya para pengemudi yang menempuh perjalanan jauh kami harapkan agar senantiasa memastikan kondisi fisik tetap prima dan beristirahat apabila merasa lelah guna meminimalkan risiko kecelakaan,” imbau Awaluddin.

(Lukman Diah Sari)