Ilustrasi. Foto: Dok Pexels
7 Ide Bisnis Modal Kecil yang Bisa Dicoba Anak Muda
Eko Nordiansyah • 29 October 2026 14:35
Jakarta: Anak muda bisa memulai usaha tanpa harus memiliki toko atau memproduksi barang sendiri. Pilihannya beragam, mulai dari berjualan secara daring, menawarkan jasa, hingga menjual produk kreatif sesuai kemampuan dan modal yang dimiliki.
Salah satu pilihan usaha adalah menjadi dropshipper atau afiliator produk. Bisnis ini dapat menjadi langkah awal bagi pemula yang ingin belajar berjualan tanpa harus membuat merek sendiri.
Salah satu contoh nyata datang dari Agung Hartadi, pendiri kanal YouTube Pecah Telur. Dilansir dari laman resmi Bank Indonesia, Agung memulai bisnis fashion sebagai dropshipper dan afiliator sebelum membangun merek Swarga Hijab. Kisah tersebut menunjukkan salah satu jalan yang dapat dipelajari calon wirausaha untuk memulai bisnis secara bertahap.
7 ide bisnis yang bisa dicoba
Berikut sejumlah ide usaha yang dapat dipertimbangkan anak muda berdasarkan bidang usaha dan contoh kewirausahaan:1. Dropshipper produk
Usaha ini berfokus pada pemasaran produk milik pemasok. Anak muda dapat mempelajari cara menawarkan produk, melayani calon pembeli, dan mengelola pesanan tanpa harus langsung memproduksi barang sendiri.2. Afiliator produk
Afiliator mempromosikan produk melalui tautan atau konten digital. Model ini dapat menjadi pilihan bagi anak muda yang tertarik membuat konten dan memasarkan produk melalui platform digital.Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Agustus 2026 juga menggelar pelatihan pemasaran digital yang membahas strategi menjadi afiliator, pembuatan konten, dan penjualan melalui siaran langsung (live selling).
3. Usaha makanan dan minuman
Bisnis kuliner dapat dikembangkan melalui produk makanan atau minuman sesuai keterampilan dan kebutuhan pasar. Calon pengusaha perlu menentukan produk, memperhitungkan biaya bahan baku, serta menyesuaikan jumlah produksi dengan kemampuan modal.
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
4. Jasa pembuatan konten digital
Anak muda yang memiliki keterampilan menulis, membuat video, atau mengelola media sosial dapat mempertimbangkan jasa pembuatan konten untuk membantu promosi usaha. Peluang ini sejalan dengan pengembangan pemasaran digital yang didorong pemerintah untuk memperluas jangkauan UMKM.5. Perdagangan produk secara daring
Menjual barang melalui platform digital dapat menjadi pilihan bagi pemula yang ingin menjangkau konsumen lebih luas. Produk yang ditawarkan dapat disesuaikan dengan kemampuan modal dan kebutuhan calon pembeli.6. Usaha produk fashion dan kerajinan
Anak muda yang memiliki keterampilan desain atau kreativitas dapat mengembangkan produk fashion, aksesori, maupun kerajinan. Pengembangan produk perlu memperhatikan kualitas, keunikan desain, dan kebutuhan pasar.Bank Indonesia melalui program Citra Nusa turut mendorong penguatan kapasitas usaha dan inovasi desain produk wastra Indonesia.
7. Jasa perorangan sesuai keterampilan
Keterampilan yang dimiliki dapat dikembangkan menjadi layanan berbayar sesuai kebutuhan masyarakat. Jenis jasa dan kebutuhan peralatannya dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing calon pengusaha.Manfaatkan platform digital untuk mengembangkan usaha
Selain memilih jenis usaha, calon pengusaha perlu menentukan cara memasarkan produk dan mengelola keuangan. Media sosial dan platform digital dapat membantu promosi, berkomunikasi dengan pelanggan, dan menjangkau pasar yang lebih luas.Melalui Karya Kreatif Indonesia 2026, Bank Indonesia mendorong UMKM memanfaatkan e-commerce untuk pemasaran dan pencatatan keuangan digital untuk mengelola usaha. Pelaku usaha juga dapat menggunakan pembayaran digital seperti QRIS sesuai kebutuhan.
Sebelum memulai usaha, anak muda perlu menghitung modal, menentukan target konsumen, dan melihat minat pasar. Memulai dari skala kecil dapat membantu mereka belajar mengelola bisnis sebelum mengembangkannya.
Dengan memilih usaha sesuai keterampilan dan modal, serta memanfaatkan teknologi digital, anak muda dapat mulai membangun pengalaman berwirausaha. (Hasri Khairunnisa)