1-10 November: Aceh, Sumut, Sumbar Berstatus Awas Hujan Lebat

Ilustrasi Hujan. Foto: Dok. Pexels

1-10 November: Aceh, Sumut, Sumbar Berstatus Awas Hujan Lebat

Lukman Diah Sari • 3 November 2026 15:34

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sebagian besar wilayah INdonesia waspada curah hujan tinggi pada dasarian I (1-10 November 2026). Potensi hujan diprakirakan terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. 

Rincian potensi hujan pada dasarian I (1-10 November 2026): 

Kategori Waspada (Curah hujan lebih dari 150 mm dengan peluang lebih dari 70 persen)
  • Aceh
  • Sumatra Utara
  • Riau
  • Jambi
  • Kepulauan Riau
  • Sumatra Barat
  • Sumatra Selatan
  • Bengkulu
  • Jawa Barat 
  • Jawa Tengah
  • Kalimantan Barat 
  • Sulawesi Barat
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
Kategori Siaga (Curah hujan lebih dari 200 mm dengan peluang lebih dari 70 persen)
  • Aceh
  • Sumatra Utara
  • Jambi
  • Sumatra Barat 
  • Bengkulu 
  • Banten 
  • Jawa Barat 
Kategori Awas (Curah hujan lebih dari 300 mm dengan peluang lebih dari 70 persen)
  • Aceh 
  • Sumatra Utara 
  • Sumatra Barat
BMKG mengungkapkan awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi datang lebih lambat (529 ZOM; 61,08 persen luas daratan Indonesia) dan sama dengan normalnya (26 ZOM; 2,15 persen luas daratan Indonesia). Akumulasi curah hujan pada periode musim hujan di sebagian besar Indonesia (510 ZOM; 69,76 persen luas daratan Indonesia) diprediksi berada pada kategori normal atau mendekati kondisi rata-rata klimatologisnya.

Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami puncak musim hujan pada bulan Desember 2026 (155 ZOM; 36,94 persen luas daratan Indonesia), Januari 2027 (162 ZOM; 25,68 persen luas daratan Indonesia), dan Februari 2027 (190 ZOM; 16,79 persen luas daratan Indonesia).

Puncak musim hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi terjadi lebih lambat (332 ZOM; 50,76 persen luas daratan Indonesia) dan SAMA dengan normalnya (275 ZOM; 39,69 persen luas daratan Indonesia). Sebagian besar wilayah Indonesia (482 ZOM; 51,90 persen luas daratan Indonesia) diprediksi mengalami musim hujan 2026/2027 yang lebih pendek dari normalnya.

(Lukman Diah Sari)