Inovasi Jadi Kunci Penguatan Daya Saing Industri Pupuk

Ilustrasi kantor Utama Pupuk Kaltim di Bontang. Foto: dok istimewa.

Inovasi Jadi Kunci Penguatan Daya Saing Industri Pupuk

Ade Hapsari Lestarini • 6 November 2026 21:11

Jakarta: Penguatan budaya inovasi terus didorong untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, dan daya saing industri. Upaya tersebut tercermin dari keberhasilan enam gugus inovasi meraih predikat tertinggi 4 Stars dalam ajang 31st Asia Pacific Quality Organization (APQO) International Conference di Bali pada 26–29 Oktober 2026.

Enam gugus inovasi tersebut terdiri atas QCP BINAPER, QCP BLACK & GOLD, QCP LIGA SEMBILAN, QCP RISKTEX-PKT, QCP SMARTWELD, dan QCP SYN-EOST. Capaian ini menunjukkan kemampuan para inovator dalam menghasilkan solusi untuk menjawab tantangan operasional melalui perbaikan berkelanjutan.

VP Sistem Manajemen Terpadu dan Inovasi (SMTI) PKT Insyiah Meida Luktyansyah mengatakan keikutsertaan dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas inovasi agar memenuhi standar dan memperoleh pengakuan lebih luas.

"Keberhasilan ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti budaya inovasi di PKT terus berkembang. Utamanya menghadirkan solusi atas berbagai tantangan di lingkungan perusahaan," ujar Meida dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 6 November 2026.

Menurut dia, pengembangan inovasi tidak hanya berorientasi pada penciptaan gagasan baru, tetapi juga memastikan setiap solusi dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata. Hal ini mencakup peningkatan efektivitas kerja, optimalisasi sumber daya, penguatan keandalan operasional, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

Pengembangan budaya inovasi dilakukan melalui program pembinaan dan kompetisi internal. Melalui kegiatan tersebut, setiap unit kerja didorong mengidentifikasi peluang perbaikan, mengembangkan solusi, serta mengukur manfaat inovasi yang dihasilkan.

Inovasi yang dinilai unggul selanjutnya mendapat kesempatan untuk dipresentasikan dalam forum tingkat nasional maupun internasional. Langkah ini diharapkan mendorong lahirnya gagasan yang aplikatif dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.


 

 

Dukung pencapaian ketahanan pangan


Direktur Keuangan dan Umum PKT Andik Cahyanto Budiarto mengapresiasi pencapaian enam gugus inovasi tersebut. Menurutnya, inovasi menjadi elemen penting dalam menjaga keunggulan operasional di tengah dinamika industri pupuk.

"Prestasi ini menunjukkan semangat perbaikan berkelanjutan menjadi bagian penting dari budaya kerja PKT. Untuk itu, kami mengapresiasi seluruh inovator yang telah menghadirkan gagasan dan solusi nyata dalam mendukung kinerja perusahaan," tegas Andik.

Ia menambahkan, dukungan manajemen terhadap pengembangan inovasi akan terus diperkuat melalui lingkungan kerja yang mendorong kreativitas dan kolaborasi. 

Penguatan tersebut juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya melalui pengembangan proses bisnis yang lebih efisien dan bertanggung jawab.

Menurut Andik, budaya inovasi yang kuat diharapkan dapat menjaga kinerja operasional, meningkatkan daya saing, serta mendukung kontribusi industri terhadap ketahanan pangan.

(Ade Hapsari Lestarini)