Ilustrasi cip . Foto: Freepik.
Indonesia Bangun Fondasi Industri Desain Cip Nasional
Husen Miftahudin • 22 October 2026 14:07
Jakarta: Indonesia membangun fondasi industri semikonduktor melalui pengembangan desain cip dan sumber daya manusia untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat posisi dalam rantai pasok global.
Langkah tersebut mulai dirintis Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di bawah kepemimpinan Agus Gumiwang Kartasasmita melalui penjajakan kerja sama dengan pelaku industri semikonduktor global dalam ajang Hannover Messe 2022.
Agus menilai tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor semikonduktor menjadi alasan penting untuk membangun ekosistem industri cip nasional secara bertahap. Atas prakarsanya, Kemenperin menyusun peta jalan pengembangan industri semikonduktor yang mencakup empat pilar, yakni material, desain, fabrikasi, serta perakitan, pengujian, dan pengemasan.
Dalam strategi tersebut, Agus menempatkan pengembangan desain cip dan talenta sebagai prioritas awal. Pendekatan ini dipilih karena Indonesia belum memiliki kapasitas fabrikasi wafer, sementara desain cip merupakan segmen bernilai tambah tinggi yang bertumpu pada kemampuan sumber daya manusia.
"Fokus awal kami adalah menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mendesain cip," ujar Agus dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR pada Januari 2026, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 22 Oktober 2026.
Pembentukan ICDEC
Salah satu kontribusi Agus dalam membangun ekosistem semikonduktor nasional ialah memprakarsai pembentukan Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) pada 2023. Lembaga tersebut dibentuk melalui kolaborasi Kemenperin dengan PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) dan pakar desain chip dari 13 perguruan tinggi di Indonesia.
Agus mendorong ICDEC beroperasi sebagai organisasi nirlaba yang tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan mengandalkan kolaborasi perguruan tinggi, industri, dan mitra global.
Dalam perkembangannya, ICDEC telah menjalin kemitraan dengan 16 perguruan tinggi dan tujuh pelaku industri. Pada Januari 2026, Agus meresmikan fasilitas ICDEC di ITB Innovation Park, Bandung, bersamaan dengan penyelenggaraan Indonesia Semiconductor Summit 2026.
Selain membentuk ICDEC, Kemenperin di bawah kepemimpinan Agus mendorong kerja sama internasional untuk memperkuat pengembangan talenta dan teknologi desain cip. Salah satu langkahnya melalui pelatihan desain chip bersama Polytron, IMEC Belgia, dan Cadence yang dimulai pada Oktober 2024 di Kudus, Jawa Tengah.
(Mantan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara Sharia Economic Forum Metro TV. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga)
Indonesia ambil peran rantai pasok semikonduktor global
Kemenperin juga menandatangani nota kesepahaman dengan Apple yang mencakup komitmen riset dan pengembangan di Indonesia melalui ICDEC. Penguatan kerja sama turut dilakukan ICDEC dengan Intel, National Taiwan Normal University, dan President University melalui kesepakatan serta surat minat pengembangan sumber daya manusia.
Ketua ICDEC Trio Adiono menilai desain cip menjadi pintu masuk strategis bagi Indonesia untuk mengambil peran dalam rantai pasok semikonduktor global. Melalui pengembangan riset, pendidikan, dan kolaborasi industri, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan talenta dan pengetahuan di bidang semikonduktor.
Langkah yang dirintis melalui peta jalan Kemenperin dan pembentukan ICDEC tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemampuan desain cip nasional secara bertahap.