BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Samudra Hindia

Warga berada di pinggir pantai saat gelombang tinggi di Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh. Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas.

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Samudra Hindia

Fachri Audhia Hafiez • 6 October 2026 09:57

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi berkisar 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa, 6 Oktober 2026. Masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut pun diminta meningkatkan kewaspadaan.

"Masyarakat pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan juga diminta mengantisipasi potensi banjir rob akibat fenomena pasang air laut," ujar prakirawan BMKG Bintari dalam siaran pembaruan informasi cuaca di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 6 Oktober 2026.
 


Bintari memaparkan, potensi cuaca ekstrem di perairan nasional memerlukan kesiapsiagaan penuh dari para nelayan dan operator jasa transportasi laut. Selain potensi gelombang tinggi, pola perlambatan dan pertemuan angin turut memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

"Pesisir barat Sumatra, sebagian besar Kalimantan, hingga wilayah Papua bagian tengah dan pegunungan diprakirakan mengalami pembentukan awan hujan. Pengguna transportasi udara diimbau mewaspadai potensi awan cumulonimbus di wilayah lintasan penerbangan tersebut," kata Bintari.

Berdasarkan rincian wilayah, Pulau Sumatra berpotensi mengalami hujan petir di Pekanbaru, hujan sedang di Banda Aceh, serta hujan ringan di Medan dan Padang. Sementara, Bandar Lampung diprakirakan berpotensi asap atau kabut, sedangkan Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Pangkal Pinang berudara kabur.


Logo BMKG. Foto: Dok. laman BMKG.

Untuk Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, kondisi cuaca didominasi berawan tebal di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Kupang. Hujan ringan berpotensi turun di Serang, serta udara kabur menyelimuti Mataram.

Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, hujan ringan berpeluang turun di Pontianak, Tanjung Selor, Mamuju, dan Palu. Namun, Palangka Raya diprakirakan berpotensi asap akibat cuaca kering. Sementara di Indonesia Timur, hujan ringan diprakirakan melanda Nabire dan Jayawijaya.

BMKG terus mengimbau masyarakat untuk mewaspadai risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta aktif memantau pembaruan informasi cuaca berkala melalui saluran resmi BMKG.

(Fachri Audhia Hafiez)