PTPN III Perkuat Transformasi Bisnis Perkebunan Berbasis ESG

Ilustrasi. Foto: dok linkumkm.id

PTPN III Perkuat Transformasi Bisnis Perkebunan Berbasis ESG

Ade Hapsari Lestarini • 27 September 2026 08:21

Jakarta: Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memperkuat penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) dalam transformasi bisnis perkebunan.

 
Upaya tersebut mendapat pengakuan melalui dua penghargaan dalam ESGBusiness Awards 2026 yang digelar di Singapura pada Kamis, 17 September 2026. PTPN III meraih Carbon Disclosure Award dan Renewable Energy Adoption Award.
 
Penghargaan tersebut diterima SVP Strategy & Corporate Performance Management PTPN III, Leonardo Alexander Renatus Pane.
 
Dua penghargaan tersebut berkaitan dengan keterbukaan informasi mengenai karbon serta penerapan energi terbarukan dalam kegiatan perusahaan.
 
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, mengatakan penerapan ESG menjadi bagian dari transformasi bisnis perusahaan, khususnya dalam pengelolaan usaha perkebunan yang berkaitan erat dengan sumber daya alam.
 
"Penghargaan ini merupakan apresiasi atas upaya seluruh insan PTPN dalam memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan. Bagi kami, ESG bukan sesuatu yang berdiri sendiri, tetapi bagian dari transformasi perusahaan dan bagaimana bisnis perkebunan dikelola untuk menciptakan nilai dalam jangka panjang,” ujar Denaldy, dalam keterangan tertulis, Minggu, 27 September 2026.

Transformasi PTPN

 
Menurut Denaldy, aspek keberlanjutan perlu berjalan seiring dengan upaya perusahaan meningkatkan produktivitas dan kinerja bisnis.
 
"Pengelolaan karbon, efisiensi sumber daya, dan pemanfaatan energi terbarukan merupakan bagian dari upaya kami menjaga keberlanjutan bisnis. Transformasi PTPN tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kinerja, tetapi juga memastikan pengelolaan usaha dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial,” katanya.
 
Sementara itu, Leonardo mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk melanjutkan penerapan prinsip keberlanjutan.
 
"Merupakan suatu kehormatan besar bagi PTPN III (Persero), salah satu perusahaan perkebunan terbesar di dunia, untuk menerima dua penghargaan bergengsi," ucap dia.
 
Ia menyampaikan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi PTPN untuk terus mengembangkan praktik bisnis yang memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.
 
ESGBusiness Awards 2026 menilai nominasi berdasarkan tiga aspek, yakni uniqueness and innovation, effectiveness and impact, serta dynamism. Penilaian mencakup inovasi yang dilakukan perusahaan, dampak yang dihasilkan, serta kemampuan beradaptasi dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
 
Proses penjurian melibatkan sejumlah praktisi ESG dari perusahaan konsultan global, di antaranya Bing Yi Lee dari PwC Singapore, Arina Kok dari Ernst & Young Consulting Sdn Bhd, Tanima Singh dari Kearney, Josette Soh dari Deloitte, dan Cherine Fok dari KPMG Singapore.

(Ade Hapsari Lestarini)