Penandatanganan penyaluran pembiayaan dari IIF kepada Polytama. Foto: Istimewa.
Perkuat Rantai Pasok Petrokimia, IIF Salurkan USD38,55 Juta ke Polytama
Husen Miftahudin • 31 December 2024 11:03
Jakarta: PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menyalurkan pembiayaan senilai USD38,55 juta ke PT Polytama Propindo (Polytama). Penyaluran pembiayaan tersebut dilakukan untuk pengembangan proyek jetty dengan pipa dan spherical tank dengan kapasitas penyimpanan 1x3.000 ton beserta fasilitas pendukungnya.
"Sinergi IIF dan Polytama sejalan dengan arahan pemerintah untuk memperkuat dan mengintegrasikan industri petrokimia dalam negeri," ungkap Interim Chief Executive Officer/Chief Financial Officer IIF Rizki Pribadi Hasan dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 31 Desember 2024.
Lebih lanjut, proyek ini akan memperkuat rantai pasokan Polytama dan mengarah pada sistem yang lebih terintegrasi, sehingga lebih memperkuat posisi Polytama di industri petrokimia.
"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan serta dukungan yang diberikan kepada Polytama dalam menjalankan proyek Polypropylene Plant Balongan (PPB) ini. Semoga sinergi antara Polytama dengan IIF semakin solid di masa depan demi mencapai tujuan bersama," tutur Presiden Direktur Polytama Joko Pranoto menambahkan.
| Baca juga: IIF Sokong Pembiayaan Rp250 Miliar Biar Pembangunan Jalan Tol Akses Patimban 'Ngebut' |
Tekan impor
Adapun rencana pengembangan usaha ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam mengoptimalisasi industri petrokimia Tanah Air sebagai upaya menekan impor polipropilena. Diketahui, kebutuhan polipropilena dalam negeri masih didominasi oleh impor.
Karena itu, kerja sama ini menjadi salah satu contoh nyata sinergi yang kuat dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan sektor energi yang mandiri guna memperkuat daya saing industri nasional.