Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (kanan) bersama Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2025). Foto: ANTARA.
PSSI Petakan Kekuatan Skuat Garuda Menuju Piala Dunia 2030
Siti Yona Hukmana • 13 October 2026 16:57
Jakarta: Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia. Pemetaan ini untuk menyiapkan Skuat Garuda menuju Piala Dunia 2030.
"Kita harus memiliki tiga tim yang masing-masing terdiri dari 11 pemain, atau setidaknya dua kelompok berisi 11 pemain dengan kualitas yang relatif setara," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 13 Oktober 2026.
Masalah utama, kata Erick, ada di bek kanan yang stoknya terbatas akibat badai cedera. Tambahan amunisi juga diperlukan untuk lini tengah, penyerang, hingga sektor sayap.
"Di lini tengah, mungkin ada tiga pemain yang konsisten, tetapi kita masih membutuhkan dua pemain lagi. Belum lagi kebutuhan di posisi penyerang dan sayap," kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu.
Erick membandingkan kedalaman Timnas Indonesia dengan Jepang yang memiliki sekitar 100 pemain yang bermain di liga-liga Eropa, 12 pemain yang bermain di Liga Inggris. Menurut Erick, kedalaman skuat yang matang membuat Timnas Jepang tidak mengkhawatirkan kedalaman skuat ketika ada pemain yang mengalami cedera.

Pemain Timnas Indonesia berselebrasi setelah Dean James mencetak gol ke gawang Thailand dalam pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga.
Erick menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemain yang merumput di luar negeri dan di kompetisi domestik. Pemetaan ini akan terus dievaluasi bersama Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman dan Badan Tim Nasional.
Indonesia yang kini berada di peringkat ke-21 Asia berpeluang langsung lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia, tanpa perlu melewati putaran pertama.
Indonesia diproyeksikan mengisi Pot 3 bersama Kirgistan, Lebanon, Korea Utara, Malaysia, Kuwait, Filipina, dan India. Jika mengacu format lama, Indonesia tidak akan berada satu grup dengan negara-negara di pot yang sama.
Pengundian putaran pertama dan kedua dijadwalkan berlangsung pada 15 Desember 2026. Sedangkan laga putaran kedua akan digelar September 2027 hingga Maret 2028.