Kepala BNPPDT Prioritaskan Program Ekonomi yang Berdampak bagi Masyarakat Perbatasan

Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal Maruli Simanjuntak (kiri). Dok. BNPPDT

Kepala BNPPDT Prioritaskan Program Ekonomi yang Berdampak bagi Masyarakat Perbatasan

Achmad Zulfikar Fazli • 21 October 2026 00:47

Jakarta: Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal Maruli Simanjuntak meminta jajarannya memprioritaskan program pengembangan ekonomi masyarakat perbatasan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Inisiatif yang membutuhkan biaya terjangkau dan dapat segera direalisasikan perlu diprioritaskan untuk diuji pelaksanaannya.

“Kalau misalnya ada satu konsep untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang kelihatannya tidak terlalu mahal atau mudah mengeksekusinya, kita cobakan, kita selesaikan,” kata Maruli dalam forum koordinasi internal perdana bersama Sekretaris, para Deputi, dan Asisten Deputi BNPPDT di Ruang Rapat Sekretariat Tetap BNPPDT, Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026.


Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal Maruli Simanjuntak. Dok. BNPPDT

Untuk mendukung langkah tersebut, Maruli meminta Kelompok Ahli BNPPDT membentuk tim yang bertugas mengidentifikasi dan mengkaji potensi setiap wilayah. Tim tersebut diharapkan memiliki koordinator serta melibatkan akademisi, mahasiswa, dan tenaga ahli sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.

Hasil kajian tersebut selanjutnya diharapkan menjadi dasar penyusunan rencana pengembangan wilayah secara terperinci, termasuk pemetaan kebutuhan infrastruktur dan sarana pendukung. 

Tenaga ahli dengan kompetensi teknis juga diperlukan untuk menilai kebutuhan spesifik di setiap wilayah, seperti transportasi air di daerah yang memerlukannya.

Di samping mendorong inisiatif baru, Maruli menegaskan seluruh program dan pekerjaan BNPPDT yang sedang berjalan harus tetap dilaksanakan. Dia meminta jajarannya segera mengomunikasikan persoalan yang membutuhkan penanganan cepat agar dapat dikoordinasikan dan dicarikan solusinya.

“Semua pekerjaan tetap berjalan seperti biasanya. Ada hal-hal yang kira-kira perlu solusi cepat, silakan berkomunikasi dengan saya,” tegas Maruli.



Melalui pemetaan potensi wilayah dan penentuan program berdasarkan kebutuhan masyarakat, BNPPDT diarahkan untuk menghasilkan langkah pengembangan yang terukur dan dapat segera dilaksanakan. 

Pendekatan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat perbatasan dan daerah terpencil, sekaligus memastikan program yang dijalankan memberikan manfaat yang nyata.

(Achmad Zulfikar Fazli)