Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisainstek), Stella Christie. DOK Medcom.id/Talitha Islamey
Portal SatuBeasiswa, Cari Beasiswa Jadi Lebih Mudah
Angel Rinella • 15 October 2026 19:11
Jakarta: Masalah keterbatasan dan ketidakmerataan informasi mengenai peluang beasiswa di Indonesia kembali mencuri perhatian publik. Menanggapi isu tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ( Kemendiktisaintek ) merilis terobosan baru berupa portal digital terpadu bernama 'Satu Beasiswa'.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisainstek), Stella Christie , menegaskan kunci utama pemerataan pendidikan terletak pada keterbukaan informasi. Selama ini, banyak program beasiswa kurang terserap secara optimal karena calon mahasiswa tidak mengetahui keberadaan program tersebut.
“Keadilan sosial itu akses membutuhkan, dan syarat utama dari akses adalah akses informasi,” kata Stella, dalam acara Global Scholarship Summit 2026 di Aula Gedung SMESCO Nareswara, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Oktober 2026.
Tanpa adanya keterbukaan informasi, masyarakat tidak akan pernah tahu mengenai kesempatan berharga yang sebenarnya tersedia bagi mereka. Stella menyebut pemerintah terus berupaya menghadirkan jembatan informasi yang efektif bagi seluruh anak bangsa.
Upaya ini diharapkan mampu memberikan peluang yang sama bagi setiap siswa dalam melanjutkan studinya. Sementara itu, platform ' SatuBeasiswa ' mengusung konsep crowdsourcing terpadu yang memudahkan penyedia dan pencari beasiswa untuk saling terhubung.
Lembaga penyedia cukup melalui proses verifikasi singkat sebelum dapat mengunggah program beasiswa mereka secara mandiri. Tak hanya itu, portal digital ini juga memanfaatkan keunggulan teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Teknologi modern tersebut akan secara otomatis merekomendasikan program beasiswa yang paling tepat bagi para pendaftar.
“Kita menggunakan sistem Artificial Intelligence untuk menemukan profil pencari beasiswa dengan program yang tersedia secara otomatis,” kata Stella.
Melalui langkah inovatif ini, Kemendiktisainstek berharap tata kelola beasiswa di Indonesia semakin efisien serta tepat sasaran.
( Thalita Islami )