Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto, saat meninjau Pos Mortem di RS Bhayangkara Surabaya. Metrotvnews.com/ Amaludin
Polda Jatim Pastikan Usut Penyebab Ambruknya Ponpes Al Khoziny
Amaluddin • 4 October 2025 19:17
Surabaya: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur memastikan akan mengusut tuntas penyebab ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, yang roboh pada Senin, 29 Oktober 2025. Penyelidikan akan dimulai setelah seluruh proses evakuasi korban dinyatakan selesai.
Kapolda Jatim, Irjen Nanang Avianto, mengatakan penyelidikan akan dilakukan menyeluruh mulai dari sejarah berdirinya bangunan, hingga proses konstruksi yang akhirnya menjadikan ponpes tersebut memiliki tiga lantai.
"Harus dilihat dulu semuanya dari awal. Dari proses kejadian ini sudah kami file-kan. Nantinya, kami akan ambil data-data lengkap terkait pembangunan gedung tersebut,” kata Nanang, Sabtu, 4 Oktober 2025.
| Baca: Korban Jiwa Ambruknya Ponpes Al Khoziny Bertambah Menjadi 16
|
Dalam penyelidikan nanti, Polda Jatim juga akan melibatkan tim ahli konstruksi. Kehadiran ahli dinilai penting untuk menilai apakah konsep pembangunan gedung tiga lantai itu sesuai standar.
"Konsep membangun itu kan ada tahapannya, tidak bisa tiba-tiba dari atas. Semua harus dilihat dari bawah, mulai dari fondasi hingga struktur atas," ungkap Nanang.
Hingga hari keenam pascainsiden, proses evakuasi masih berlangsung. Data dari Posko Pusat menyebutkan sebanyak 120 korban telah dievakuasi. Dari jumlah itu, 16 orang meninggal dunia, 104 selamat, dan 48 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Nanang meminta masyarakat bersabar menunggu hasil penyelidikan. "Kami sudah mulai mendata dan mengarsipkan semua temuan. Saat ini, fokus kita masih pada evakuasi dan penanganan korban. Setelah itu, baru kami buka hasil penyelidikan secara lengkap,” ujar Nanang.