Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Istimewa
Menko Pangan Sebut Produksi PGN Saka Perkuat Ketahanan Energi
Al Abrar • 30 January 2026 16:17
Gresik: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut capaian produksi minyak PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka) Wilayah Kerja Pangkah sepanjang 2025 melampaui target APBN dan target perusahaan. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata kontribusi industri hulu migas dalam menjaga ketersediaan pasokan energi nasional.
Penilaian tersebut disampaikan Zulhas saat kunjungan kerja ke Onshore Processing Facilities (OPF) Wilayah Kerja Pangkah serta Desa Binaan PGN Saka di Desa Pangkahwetan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa hingga Rabu, 27–28 Januari 2026.
Zulhas mengapresiasi kinerja PGN Saka yang dinilai mampu menjaga keandalan operasi sekaligus mendukung ketahanan dan swasembada energi nasional. Ia menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara optimal dan bertanggung jawab.
“Presiden menekankan agar tidak ada kebocoran sumber daya alam. Apa yang telah dicapai PGN Saka dalam mendukung swasembada energi nasional harus terus ditingkatkan,” ujar Zulhas.
Direktur Utama PGN Saka, Intan Fauzi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor energi.
“PGN Saka berkomitmen memperkuat kemandirian energi nasional melalui peningkatan produksi hulu migas, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan sosial bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi,” katanya.
.jpeg)
PGN Saka memegang peran strategis dalam penyediaan pasokan energi yang menjadi fondasi operasional kawasan swasembada, termasuk untuk kebutuhan listrik, proses produksi, serta infrastruktur pendukung.
Selain meninjau fasilitas operasi, Menko Pangan juga melakukan panen bandeng di tambak percontohan Program Kampung Bandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta meninjau Program Pengembangan Masyarakat (PPM) PGN Saka bagi kelompok pembudidaya ikan dan Koperasi Merah Putih di Desa Pangkahwetan.
“Kami memastikan setiap aktivitas operasi PGN Saka dijalankan secara aman dan efisien untuk mendukung peningkatan kinerja produksi migas dan LPG,” ujar Direktur Operasi PGN Saka, Achmad Agus.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri seluruh jajaran direksi PGN Saka, perwakilan SKK Migas Jabanusa, PGN SOR III, Dirjen KKP, anggota DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Timur, DPRD Kabupaten Gresik, jajaran pemerintah daerah, serta Kapolres Gresik.
Sebagai perusahaan hulu migas nasional, PGN Saka menegaskan komitmennya untuk terus mendukung swasembada dan kemandirian energi nasional melalui pengelolaan operasi yang bertanggung jawab, aman, dan selamat dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi.