15 BUMN Asuransi Bakal Ramping Jadi Cuma 3, COO Danantara: Kami 'Push' Tahun Ini!

COO BPI Danantara Dony Oskaria. Foto: Metrotvnews.com/Fachri.

15 BUMN Asuransi Bakal Ramping Jadi Cuma 3, COO Danantara: Kami 'Push' Tahun Ini!

Husen Miftahudin • 29 January 2026 11:46

Jakarta: Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria menargetkan pemangkasan 15 badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang asuransi menjadi hanya tersisa tiga BUMN tuntas pada 2026.

"Kita punya 15 perusahaan asuransi yang saat ini sedang dilakukan proses konsolidasi. 2026 ini akan kami 'push' untuk dilakukan (konsolidasi), hanya akan menjadi tiga perusahaan asuransi," ucap Dony di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia menyampaikan tiga asuransi itu terdiri atas asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi kredit. "Tapi yang asuransi kredit masih kami review juga. Nanti akan dibagi mana yang memang asuransi umum murni, mana yang penjaminan. Ini kami sedang diskusikan dengan OJK," beber Dony.
 

Baca juga: Danantara Berencana Bentuk BUMN Baru, untuk Apa?


(IFG Life. Foto: dok Istimewa)
 

Pemetaan permasalahan perusahaan asuransi BUMN


Dony menyampaikan asuransi merupakan salah satu industri yang tata kelolanya harus ditingkatkan di Indonesia. Dalam satu bulan ini, lanjut dia, ia sudah bertemu dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak dua kali untuk membahas mengenai asuransi.

Pembahasan tersebut meliputi tata kelola asuransi, potensi risiko yang ada di industri asuransi, serta potensi pertumbuhan perusahaan asuransi.

"Kami lakukan pemetaan permasalahan yang ada di perusahaan asuransi BUMN. Harus diakui, bahwa perusahaan-perusahaan asuransi di BUMN menghadapi persoalan yang tidak sedikit," ungkap Dony.

Persoalan yang dihadapi oleh BUMN asuransi tak terbatas pada finansial. Akan tetapi, Dony tidak merinci permasalahan lainnya dan menyampaikan langkah-langkah Danantara saat ini adalah melakukan konsolidasi.

Sebelumnya, pada September 2025, Managing Director Chief Economist Danantara Reza Yamora Siregar menyampaikan tahapan konsolidasi dimulai dengan klasterisasi seluruh perusahaan asuransi dan reasuransi di bawah satu payung besar, yakni Indonesia Financial Group (IFG) Holding.

Saat ini, tidak semua perusahaan asuransi BUMN berada di bawah IFG. Ia menegaskan, konsolidasi tidak menutup kemungkinan adanya restrukturisasi lebih lanjut bila diperlukan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)