Puncak Arus Balik di DIY Diprediksi Terjadi Hari Ini

Pemudik melintasi Jalan Tol Solo-Yogyakarta di Gerbang Tol (GT) Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/wsj.

Puncak Arus Balik di DIY Diprediksi Terjadi Hari Ini

Whisnu Mardiansyah • 24 March 2026 14:43

Yogyakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 di wilayah tersebut terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY Rizki Budi Utomo mengatakan prediksi tersebut seiring berakhirnya cuti bersama Lebaran di sebagian instansi.

"Prediksi hari ini, karena kantor sudah masuk besok, kecuali yang ada WFA," ujar Rizki saat dihubungi di Yogyakarta seperti dilansir Antara, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menyebutkan arus balik diperkirakan berlangsung dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama pada Selasa, 24 Maret 2026, dan gelombang kedua pada Minggu, 29 Maret 2026.

"Prediksi dua gelombang. Pertama hari ini. Kedua besok Minggu," ujarnya.

Rizki menilai kebijakan work from anywhere (WFA) serta cuti tambahan di sektor swasta turut memengaruhi pola arus balik tahun ini sehingga tidak menumpuk dalam satu waktu.

"Agak terbantu dengan adanya WFA dan sektor swasta yang ambil cuti, jadi tidak menumpuk di satu hari," kata dia.
 


Berdasarkan hasil pemantauan lalu lintas pada 22 Maret 2026, atau dua hari menjelang puncak arus balik, tercatat sebanyak 1.626.349 kendaraan masuk ke wilayah DIY, sedangkan 1.391.226 kendaraan keluar dari DIY.

Menurut Rizki, arus kendaraan keluar mulai terlihat di sejumlah pintu utama. Di sisi timur melalui Prambanan, kendaraan yang keluar tercatat sebanyak 44.310 unit, lebih tinggi dibanding kendaraan masuk 29.067 unit.

Sementara itu, di jalur utara melalui Krasak (Tempel), volume kendaraan keluar tercatat 53.823 unit, hampir seimbang dengan kendaraan masuk 55.015 unit. Adapun di sisi barat melalui Temon PJR (Purworejo), kendaraan yang keluar tercatat sebanyak 3.984 unit, lebih tinggi ketimbang kendaraan masuk 2.602 unit.


Wisatawan memadati Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (ANTARA/Hery Sidik)

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan pola arus balik di DIY tidak terpusat dalam satu waktu. "Jadi prediksi kurvanya agak melandai, bukan satu puncak," ujar Rizki.

Dishub DIY mengimbau seluruh pengguna jalan tetap mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan memastikan pihaknya terus mengoptimalkan pengamanan di jalur utama, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian guna menjaga kelancaran dan keselamatan masyarakat selama arus balik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)