Bolehkah Salat Subuh Jam 7 Pagi? Ini Hukumnya dalam Islam

Ilustrasi pixabay

Bolehkah Salat Subuh Jam 7 Pagi? Ini Hukumnya dalam Islam

Putri Purnama Sari • 18 June 2026 19:38

Jakarta: Salat lima waktu merupakan kewajiban bagi setiap masyarakat muslim. Setiap salat telah ditetapkan batas waktunya masing-masing, termasuk salat Subuh yang dimulai sejak terbitnya fajar hingga sebelum matahari terbit.

Namun, dalam realitas kehidupan sehari-hari, tidak jarang seseorang mengalami situasi dimana ia baru terbangun dari tidur saat matahari sudah terbit dan meninggi, misalnya pada pukul 07.00. 

Oleh karena itu, muncul pertanyaan dalam masyarakat mengenai apakah boleh menunaikan salat subuh jam 7 pagi? Untuk mengetahui jawabannya, simak informasinya di bawah ini!

Bolehkah Salat Subuh Jam 7 Pagi?

1. Diperbolehkan Jika Karena Alasan yang Tidak Disengaja

Situasi ini terjadi saat seseorang terlambat salat Subuh karena uzur syar'i yang tidak disengaja seperti tertidur pulas atau lupa, maka ia tidak berdosa.

Dalam kondisi ini, umat wajib segera menunaikan salat subuh begitu terbangun atau teringat, meskipun jam telah menunjukkan pukul 07.00 pagi atau lebih.

Salat yang dilakukan di luar waktunya karena uzur ini disebut sebagai salat qada. Hal ini didasarkan pada hadis sahih di mana Nabi Muhammad saw. bersabda:

"Barang siapa yang lupa salat atau tertidur, maka tebusannya adalah ia salat ketika ia ingat." (HR. Bukhari dan Muslim).

Secara teknis, tata cara salat subuh yang diqadha pada jam 7 pagi sama persis dengan salat subuh pada waktunya, yaitu dua rakaat.

2. Hukumnya Saat Disengaja 

Situasi menjadi sangat berbeda jika seseorang terlambat bangun karena disengaja, malas, atau meremehkan waktu. Contohnya adalah akibat begadang semalaman dengan sengaja dan memilih mengabaikan suara azan lalu lanjut tidur.

Sengaja tidak melaksanakan salat dari waktu resminya tanpa uzur syar'i adalah dosa besar. Meskipun orang tersebut tetap diwajibkan untuk mengqadha salat subuhnya pada jam 7 pagi agar kewajibannya gugur, salat tersebut tidak dapat menghapus dosa kelalaiannya. 

Allah Swt. berfirman dalam Al-Quran: "Maka celakalah orang-orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya." (QS. Al-Ma'un: 4-5).

(Eunike Michelle Gultom)

(Muhamad Marup)