Presiden Rusia Vladimir Putin. (Anadolu Agency)
Putin Dorong Kerja Sama Pangan hingga Teknologi Nuklir dalam KTT Rusia-ASEAN
Willy Haryono • 17 June 2026 20:34
Kazan: Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia dan negara-negara ASEAN telah membangun pengalaman kerja sama substansial serta fondasi kuat untuk memperdalam hubungan di berbagai bidang.
Hal tersebut disampaikan Putin melalui pesan video dalam KTT ASEAN-Rusia di Kota Kazan pada Rabu, 17 Juni 2026, dalam forum bisnis yang bertujuan memperluas kerja sama ekonomi antar kedua pihak.
Dikutip dari Anadolu, Putin menyerukan peningkatan kolaborasi di sektor energi, ketahanan pangan, dan teknologi nuklir untuk tujuan damai. Ia dijadwalkan mengikuti langsung KTT tersebut, yang akan berlangsung hingga Jumat mendatang.
Saat membuka acara, Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia Maksim Reshetnikov mengatakan nilai perdagangan antara Rusia dan negara-negara anggota ASEAN meningkat 58 persen dalam satu dekade terakhir menjadi USD21 miliar.
Meski demikian, menurut dia, angka tersebut masih belum mencerminkan potensi kerja sama yang dapat dicapai kedua pihak.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyatakan negaranya siap menjadi gerbang bagi perusahaan-perusahaan Rusia yang ingin mengakses pasar Asia Tenggara. Ia juga mendukung upaya peningkatan arus wisatawan asal Rusia ke kawasan tersebut.
Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn mengatakan kawasan yang sebelumnya dianggap berada di pinggiran ekonomi global kini semakin menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia. Ia juga menyoroti minat negara-negara anggota ASEAN terhadap kemampuan industri dan teknologi Rusia.Perdana Menteri Vietnam Le Minh Hung menyerukan peningkatan investasi timbal balik antara Rusia dan negara-negara ASEAN. Adapun Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyebut budaya, sastra, dan seni Rusia sebagai kontribusi penting bagi peradaban dunia.
Penasihat kebijakan luar negeri Kremlin Yury Ushakov sebelumnya mengatakan para peserta forum diperkirakan membahas perdagangan internasional, nilai-nilai tradisional, kerja sama antara ASEAN dan Uni Ekonomi Eurasia, serta kolaborasi di sektor teknologi tinggi.
Forum yang menandai 35 tahun hubungan Rusia-ASEAN itu berlangsung di Kazan pada 17-19 Juni. Di sela-sela kegiatan, Putin dijadwalkan bertemu para pemimpin dari Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Malaysia, Thailand, Singapura, Laos, Kamboja, dan Timor-Leste.
Baca juga: KTT ASEAN-Rusia Resmi Dimulai di Kazan, Bahas Ekonomi hingga Isu Global