Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: BPMI Setpres
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Simak Daftar Tugas Para Pejabat Baru
Muhamad Marup • 27 April 2026 18:52
Jakarta: Reshuffle atau perombakan ulang kembali terjadi di Kabinet Merah Putih. Reshuffle ini merupakan reshuffle kelima dalam masa pemerintahan Prabowo-Gibran.
Pada reshuffle kali ini, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah nama baru sebagai pejabat di jajaran kabinet. Terjadi tiga pergantian di pucuk pimpinan kementerian dan lembaga dalam reshuffle tersebut.
Nama-nama pejabat yang terdampak reshuffle, tidak terlempar dari kabinet dengan tetap menjabat sebagai wakil menteri dan penasihat. Berikut ini daftar tugas para pejabat baru Kabinet Merah Putih.
Menteri Lingkungan Hidup Fokus Penanganan Sampah
Muhammad Jumhur Hidayat dilantik Presiden sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Lingkungan Hidup. Usai dilantik Jumhur mengatakan ia akan fokus pada penanganan sampah sesuai standar global."Terkait sampah kita juga secara bertahap nanti akan mengikuti global standar, berbagai penjanjian internasional, kita akan lakukan itu," ujar Jumhur, di Istana Negara, Senin, 27 April 2026.
Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) periode 2022-2027 itu meminta, kerja sama semua pihak untuk memastikan lingkungan hidup menjadi sebuah kebiasaan.
"Memastikan lingkungan habit menjadi habit di hati kita, habit of our heart tentang lingkungan hidup. Kalau itu terjadi insyaallah dampaknya akan semakin baik ke depan bagi masyarakat," jelasnya.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Lingkungan Hidup, Muhammad Jumhur Hidayat. Foto Tangkapan Layar
Kepala Staf Kepresidenan Buka Layanan 24 Jam
Presiden Prabowo juga melantik Jenderal TNI (Purn.), Dudung Abdurachman, sebagai Kepala Staf Kepresidenen (KSP). Sebagai KSP, Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (AD) itu akan membuka layanan 24 jam untuk pelaporan dari masayrakat."Apa yang menajdi keluhan saya akan buka 24 jam laporan dari masayrakat," katanya.
Sebagai KSP, lanjut Dudung, pihaknya akank mengevaluasi dan memonitor program-program kementerian lembaga, termasuk kerja sama dengan kementerian dan pemerintah-pemerintah daerah.
"Tugas-tugas ke depan bagaimana menyukseskan program strategis nasional dan memastikan program unggulan Bapak Presiden sehingga bisa secara tuntas dan cepat," ucapnya.
.jpeg)
Kepala Staf Kepresidenen (KSP), Jenderal TNI (Purn.), Dudung Abdurachman. Foto Tangkapan Layar
Tugas Besar Badan Komunikasi Pemerintah
Nama lama yang mengisi posisi baru sebagai pejabat Kabinet Merah Putih adalah Muhammad Qodari. Usai menjadi KSP, ia kini menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah."Ini pekerjaan besar. Tentunya pekerjaan yang besar ini harus bekerja sama dengan berbagai lembaga, dengan semua kementerian dan lembaga, semua stakeholder dan teman-teman media," terangnya.
Ia menilai, tugas berat ini mempertimbangkan banyaknya program-program Presiden Prabowo. Pihaknya akan maksimal untuk menjelaskan mengenai program-program tersebut.
"Sangat banyak program-program yang harus dijelaskan sebab-sebabnya,latar belakangnya, yang pada dasarnya bagaimana negara ini memenuhi tujuannya sesuai pembukaan Undang-undang 1945," tuturnya.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Muhammad Qodari. Foto: istimewa
Kepala Baratin Perkuat Pengawasan dan Jaga Arus Perdagangan
Presiden Prabowo Subianto melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia (Baratin). Karding akan fokus memperkuat pengawasan karantina nasional dan menjaga kelancaran arus perdagangan."Badan Karantina ini adalah lembaga baru yang diharapkan dibangun untuk memastikan supaya penyakit-penyakit yang terikut atau carrier dalam hewan maupun tumbuhan, terutama dari luar negeri yang masuk ke Indonesia itu tidak masuk ke Indonesia," ucapnya.
Dia menegaskan pengawasan karantina akan diperketat, dengan memperhatikan keseimbangan antara perlindungan dan kelancaran aktivitas ekonomi nasional. Menurutnya, pengetatan pengawasan tidak boleh menghambat proses ekspor dan impor yang berpotensi memperlambat pergerakan perdagangan serta berdampak terhadap perekonomian.
"Jadi, jangan sampai pengawasan yang begitu ketat lalu proses ekspor-impor itu kemudian melambat, berpengaruh terhadap perekonomian kita," jelasnya.
.jpeg)
Kepala Badan Karantina Indonesia (Baratin), Abdul Kadir Karding. Foto Metrotv
Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet
- Kepala Staf Kepresidenan: Jenderal TNI (Purn.), Dudung Abdurachman
- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Muhammad Qodari
- Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Lingkungan Hidup: Mohammad Jumhur Hidayat
- Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan: Hanif Faisol Nurofiq
- Kepala Badan karantina Indonesia: Abdul Kadir Karding
- Penasihat Khusus Kepresidenan Bidang Komunikasi: Hasan Hasbi