Bangun Hubungan dengan Konsumen, Perusahaan Dorong Pendekatan Komunitas

Sejumlah peserta tampak mengikuti kegiatan komunitas Beautyinu Moonbabies pada Rabu, 5 Agustus 2026. Dok. Istimewa

Bangun Hubungan dengan Konsumen, Perusahaan Dorong Pendekatan Komunitas

Achmad Zulfikar Fazli • 31 August 2026 06:43

Jakarta: Perusahaan berupaya mengubah cara interaksi dengan konsumen untuk meningkatkan penjualan produk. Salah satunya dengan pengembangan pendeketan berbasis komunitas untuk membangun hubungan dengan konsumen.

Langkah ini dilakukan Beautyinu dalam menarik konsumen. Brand perawatan tubuh lokal ini menghadirkan sejumlah kegiatan yang mempertemukan konsumen, kreator konten, afiliator, dan komunitas dalam kegiatan offline yang dirancang sebagai bagian dari brand experience.

Salah satu kegiatan offline tersebut hadir melalui Beautyinu Moonbabies yang berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan ini memadukan workshop, aktivitas komunitas, dan kegiatan outdoor dengan gagasan self-care yang lebih luas. 

Peserta mengikuti kegiatan dalam suasana alam terbuka dan memperoleh pengalaman menghubungkan perawatan tubuh dengan aktivitas di luar rutinitas harian.

Creative Team Beautyinu, Aisyah, mengatakan kegiatan komunitas menjadi bagian dari upaya membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Aktivitas tersebut juga memberikan ruang bagi brand untuk menerima tanggapan secara langsung mengenai pengalaman konsumen dan kebutuhan yang berkembang dalam perawatan tubuh.

“Kami melihat konsumen sekarang tidak hanya ingin mengenal sebuah brand dari produknya. Mereka juga ingin merasakan pengalaman, bertemu dengan orang-orang di balik brand, dan memiliki ruang untuk berinteraksi dengan komunitas yang memiliki ketertarikan yang sama,” ujar Aisyah dalam keterangannya, Minggu, 30 Agustus 2026.

Menurut Aisyah, pendekatan tersebut berkaitan dengan cara perusahaan memaknai self-care. Kegiatan komunitas diarahkan agar peserta memperoleh pengalaman yang mendukung pemahaman mengenai self-care secara lebih menyeluruh.

“Karena itu, kami ingin kegiatan Beautyinu menjadi tempat untuk belajar, bergerak, berbagi pengalaman dan tentunya bersenang-senang bersama. Bagi kami, self-care bukan hanya tentang apa yang dipakai pada kulit, tetapi juga bagaimana kita memberikan pengalaman yang baik untuk tubuh dan diri sendiri,” ujar Aisyah.

Selain kegiatan tatap muka, pihaknya mengembangkan Beautyinu Castle yang disebut sebagai Moonbabies sebagai wadah komunitas. Komunitas tersebut menghubungkan anggota dengan informasi mengenai kegiatan Beautyinu serta membuka kesempatan untuk mengikuti berbagai program yang diselenggarakan.

Kehadiran komunitas membuat hubungan antara konsumen dan brand berlangsung dalam ruang yang lebih luas. Konsumen dapat berinteraksi dengan anggota komunitas lain, mengikuti kegiatan, serta membagikan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti aktivitas Beautyinu.

Pola tersebut juga memberikan peluang bagi brand untuk memperoleh masukan secara langsung. Percakapan yang berlangsung dalam komunitas dapat memberikan gambaran mengenai kebutuhan konsumen dan perkembangan minat terhadap perawatan tubuh.

Sejumlah peserta tampak mengikuti kegiatan komunitas Beautyinu Moonbabies pada Rabu, 5 Agustus 2026. Dok. Istimewa

Pengalaman yang terbentuk dalam sebuah kegiatan juga dapat berlanjut setelah acara selesai. Peserta dapat membagikan dokumentasi kegiatan melalui media sosial atau melanjutkan interaksi melalui komunitas. Dengan demikian, kegiatan offline memiliki dampak yang dapat berlanjut setelah pelaksanaan acara.

Pengembangan komunitas tersebut berlangsung ketika Beautyinu memasuki tahun kelima. Perjalanan tersebut menjadi momentum untuk memperluas pembangunan merek melalui perpaduan interaksi digital dan kegiatan offline.

Ke depan, pihaknya berencana melanjutkan kegiatan yang menghubungkan perawatan tubuh dengan wellness, edukasi, aktivitas sosial, dan keterlibatan komunitas. Pengembangan tersebut diarahkan untuk mempertahankan hubungan dengan konsumen melalui pengalaman yang relevan dengan kehidupan mereka.

“Kami ingin Beautyinu tumbuh bersama orang-orang yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan kami. Jadi bukan hanya datang ketika konsumen membutuhkan bodycare, tetapi juga menciptakan ruang yang membuat mereka merasa dekat, didengar, dan punya pengalaman yang bisa dinikmati bersama,” ujar Aisyah.

(Achmad Zulfikar Fazli)