Petugas Diminta Tuntaskan Pendinginan Karhutla di Pelalawan Riau

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat melakukan peninjauan penanganan karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Foto: ANTARA/HO-Kemenhut RI.

Petugas Diminta Tuntaskan Pendinginan Karhutla di Pelalawan Riau

Fachri Audhia Hafiez • 28 August 2026 22:13

Pelalawan: Tim gabungan di lapangan diminta menuntaskan proses pendinginan pada area kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau. Meski titik api utama telah berhasil dipadamkan, pemantauan ketat tetap dilakukan guna memastikan tidak ada lagi titik asap yang tersisa.

“Api sudah tidak ada, tinggal tadi ada pendinginan proses benar-benar bahwa tidak ada lagi asap,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat memantau penanganan karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Jumat, 28 Agustus 2026.
 


Raja Juli menjelaskan karakteristik karhutla di lahan gambut memerlukan penanganan ekstra karena api tidak hanya membakar vegetasi permukaan, tetapi juga merembet ke bawah lapisan tanah. Hal tersebut kerap memicu kemunculan asap pekat meski permukaan tanah tampak sudah tidak berapi.

“Yang terbakar ini tidak hanya pohonnya, tapi tanahnya yang terbakar. Dan di beberapa tempat, seperti yang sudah saya saksikan, tadi kita lihat ya apinya sudah tidak ada, tapi asapnya tetap kuat,” kata Raja Juli.


Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (tengah). Foto: Dok. Kemenhut.

Raja Juli mewanti-wanti seluruh personel agar tidak berpuas diri dan menyudahi operasi, sebelum proses pendinginan rampung secara menyeluruh. Pengawasan intensif dinilai krusial guna mengantisipasi tiupan angin kencang yang berpotensi memicu kembali kobaran api.

“Saya tetap meminta supaya waspada, karena apabila proses pendinginannya tidak terlalu sempurna, kalau nanti ada angin lagi, bisa nyala lagi. Potensi itu masih tetap ada, jadi mohon dituntaskan, jangan ditinggalkan tempat ini sampai benar-benar selesai,” kata Raja Juli.

Raja Juli juga mengapresiasi kepada seluruh jajaran yang bertugas di lapangan, mulai dari Pangdam, Kapolda, Bupati Pelalawan, BPBD, hingga Manggala Agni Kementerian Kehutanan atas kerja keras dan kesiapsiagaan menjaga kawasan hutan Riau.

(Fachri Audhia Hafiez)