Ilustrasi desain arsitektur. Foto: Magnific.
Indonesia Jadi Tuan Rumah Dialog Arsitektur Global, Dorong Ekosistem Desain
Ade Hapsari Lestarini • 4 August 2026 09:43
Jakarta: Forum arsitektur internasional kembali digelar di Indonesia sebagai wadah pertukaran gagasan dan kolaborasi bagi para arsitek, desainer interior, serta pelaku industri kreatif. Ajang ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem arsitektur nasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi desain yang berkelanjutan.
LIXIL akan menggelar LIXIL Day of Architecture & Design (LDAD) 2026 pada 12 Agustus 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Forum yang diselenggarakan setiap dua tahun tersebut menghadirkan sejumlah tokoh arsitektur dunia dan Indonesia untuk berdiskusi mengenai perkembangan desain dan arsitektur.
Sejumlah pembicara yang dijadwalkan hadir antara lain Patrik Schumacher dari Zaha Hadid Architects (ZHA), Richard Wood dari Snøhetta, Andra Matin dari andramatin studio, serta Gregorius Supie Yolodi dari Yolodi+Maria Architects.
Mengusung tema "ARCHIPELAGO DIALOGUES: Architecture as a Space of Co-Creation", forum ini akan membahas pentingnya kolaborasi dalam menciptakan ruang hidup yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan di tengah dinamika pembangunan.
Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia Arfindi Batubara mengatakan, industri arsitektur membutuhkan ruang yang memungkinkan para pelaku saling bertukar pengalaman dan gagasan.
"Melalui LDAD 2026, kami ingin menghadirkan ruang di mana gagasan lokal dan wawasan global dapat saling bertemu. Kami percaya pertukaran ide dapat menjadi inspirasi sekaligus mendorong transformasi arsitektur nasional," ujar Arfindi dalam keterangan tertulis, Selasa, 4 Agustus 2026.
Forum tersebut terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Namun, peserta diwajibkan melakukan registrasi terlebih dahulu karena kapasitas tempat terbatas.

Ilustrasi desain arsitektur. Foto: Magnific.
Puncak kompetisi desain
LDAD 2026 juga menjadi puncak penyelenggaraan LIXIL Architectural Design Competition (LADC) 2026 yang telah berlangsung sejak Mei lalu. Selain menghadirkan pameran karya para finalis, acara tersebut juga akan menjadi ajang pengumuman pemenang kompetisi untuk kategori profesional maupun mahasiswa.
Penyelenggara mencatat jumlah peserta kompetisi tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya minat kalangan profesional maupun generasi muda terhadap pengembangan arsitektur dan desain di Indonesia.
Melalui forum ini, LIXIL berharap kolaborasi antara pelaku industri, akademisi, dan praktisi dapat memperkuat ekosistem arsitektur nasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan kualitas ruang hidup masyarakat.