Pertamina Retail Tawarkan Kartu RFID untuk Kelola BBM Korporasi

Kartu RFID Pertamina Retail yang dapat membantu perusahaan memantau penggunaan BBM. Foto: Pertaminaretail.com

Pertamina Retail Tawarkan Kartu RFID untuk Kelola BBM Korporasi

Husen Miftahudin • 16 September 2026 11:34

Jakarta: Pengelolaan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan operasional menjadi salah satu aspek penting bagi perusahaan dalam menjaga efisiensi bisnis. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PT Pertamina Retail (PERTARE) menyediakan solusi pengelolaan BBM korporasi melalui Kartu RFID.
 
Layanan Business-to-Business (B2B) tersebut memungkinkan pelanggan melakukan transaksi BBM secara nontunai sekaligus memantau penggunaan BBM kendaraan operasional secara digital.
 
Kartu RFID menggunakan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) sebagai media identifikasi dan monitoring pembelian BBK secara nontunai. Layanan ini dapat digunakan di jaringan SPBU COCO dan KSO (Kerja Sama Operasi) di seluruh Indonesia.
 
Setiap kartu memiliki kode unik sebagai identitas kendaraan. Satu kartu RFID diperuntukkan bagi satu kendaraan atau satu nomor polisi.
 
Corporate Secretary PERTARE Ardhi Widodo mengatakan layanan Kartu RFID membantu mitra bisnis mengelola penggunaan BBM kendaraan operasional secara lebih transparan melalui sistem pencatatan digital.
 
"Melalui sistem ini, setiap transaksi tercatat secara digital sehingga pelanggan dapat melakukan monitoring penggunaan BBM dengan lebih mudah dan mengambil keputusan operasional berdasarkan data yang tersedia. Dengan demikian, proses pengelolaan BBM kendaraan operasional menjadi lebih terukur dan terkendali," ujar Ardhi, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 16 September 2026.
 
Menurut dia, pencatatan transaksi secara digital memberikan perusahaan data yang dapat digunakan untuk memantau penggunaan BBM armada sekaligus mendukung pengambilan keputusan operasional.
 



Update Harga BBM Pertamina, Selasa, 15 September 2026

(Ilustrasi, SPBU. Foto: dok Metrotvnews.com)

 

Dilengkapi fitur smart reporting

 
Kartu RFID juga dilengkapi fitur Smart Reporting yang memberikan akses terhadap informasi penggunaan BBM secara lebih lengkap.
 
Melalui fitur tersebut, pelanggan dapat melihat daftar kartu RFID, melakukan pengaturan limitasi kartu, memantau histori transaksi dan mutasi saldo, serta memperoleh laporan penggunaan BBM berdasarkan periode tertentu.
 
Fitur tersebut memudahkan perusahaan melakukan pengawasan terhadap konsumsi BBM armada secara lebih terstruktur dan efektif.
 
Layanan Kartu RFID telah digunakan berbagai segmen pelanggan korporasi. Penggunanya mencakup instansi pemerintah, perusahaan BUMN dan BUMD, perusahaan swasta, kedutaan besar, serta berbagai badan dan organisasi lainnya.
 
Penggunaan layanan tersebut menunjukkan kebutuhan pelanggan korporasi terhadap sistem pengelolaan BBM yang transparan, terdokumentasi, dan terintegrasi.
 
Ardhi menegaskan, PERTARE akan terus mengembangkan layanan untuk mendukung rencana jangka panjang perusahaan menjadi perusahaan ritel energi nasional kelas dunia.
 
Melalui semangat Satukan Energi Melayani Negeri, PERTARE berkomitmen memberikan pelayanan kepada pelanggan sekaligus mendukung pengelolaan energi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

(Husen Miftahudin)