Otoritas Suriah menangkap Walid al-Fallah, salah satu pemimpin sel yang disebut berafiliasi dengan ISIS. (Anadolu Agency)
Suriah Tangkap Pemimpin Sel ISIS yang Diduga Terlibat Pembunuhan
Willy Haryono • 19 September 2026 16:10
Damaskus: Otoritas Suriah menangkap Walid al-Fallah, salah satu pemimpin sel yang disebut berafiliasi dengan kelompok Islamic State (ISIS), terkait pembunuhan tiga personel Pasukan Keamanan Dalam Negeri Suriah di Provinsi Daraa.
Kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan penangkapan tersebut dilakukan Pasukan Keamanan Dalam Negeri di Daraa bagian selatan pada Sabtu, 19 September 2026.
Menurut otoritas Suriah, sel tersebut terlibat dalam pembunuhan tiga personel keamanan di Kota al-Sanamayn, Daraa.
Ketiga personel tersebut tewas pada Kamis lalu dalam operasi keamanan untuk menangkap seorang tersangka yang masuk dalam daftar pencarian. Saat operasi berlangsung, sebuah kelompok bersenjata menyerang patroli keamanan dan terlibat baku tembak dengan aparat.
Pasukan Keamanan Dalam Negeri kemudian menyatakan kelompok bersenjata yang berlindung di al-Sanamayn memiliki hubungan dengan ISIS. Aparat keamanan selanjutnya menggerebek lokasi persembunyian kelompok tersebut setelah para anggotanya menolak menyerahkan diri.
Pada Jumat kemarin, Pasukan Keamanan Dalam Negeri mengumumkan telah mengidentifikasi sel yang diduga bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Dalam operasi lanjutan, aparat menyita senjata, amunisi, serta peralatan yang disebut dapat digunakan untuk membuat bahan peledak dari rumah dua orang yang diidentifikasi sebagai pemimpin sel.
Salah satu orang yang ditangkap dalam operasi tersebut adalah Walid al-Fallah, yang disebut sebagai salah satu pemimpin sel.
Otoritas Suriah belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai jumlah anggota sel yang telah ditangkap maupun kondisi penyelidikan terhadap jaringan tersebut.
Baca juga: Pasukan Suriah Gagalkan Rencana Serangan Bom, Dua Anggota ISIS Tewas