Kemarin Tersungkur, IHSG Bangkit dan Strong Pagi Ini

Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.

Kemarin Tersungkur, IHSG Bangkit dan Strong Pagi Ini

Husen Miftahudin • 22 January 2026 09:42

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini kembali mengalami penguatan setelah pada perdagangan kemarin sempat tersungkur. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 22 Januari 2026, IHSG berada di posisi 9.052,168.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.34 WIB, IHSG langsung menguat sebanyak 58,030 poin setara 0,64 persen ke level 9.068,360.

Adapun sebanyak 404 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 164 saham lainnya melemah dan 137 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.34 WIB sebanyak Rp6,851 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 13,011 miliar saham.
 

Baca juga: 546 Saham Boncos Bikin IHSG Ditutup Ambruk 1,36%


(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
 

IHSG berpotensi rebound


Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi rebound hari ini. "Diperkirakan support IHSG 8.950-9.000 dan resist IHSG 9.035-9.080," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.

IHSG pada perdagangan kemarin (21/1), ditutup turun 1,36 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp1,88 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, UNTR, GOTO, BMRI, dan HRTA.

Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street melesat pada Rabu (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana pengenaan tarif baru terhadap Eropa terkait sengketa Greenland. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1,21 persen, S&P 500 menguat 1,16 persen, dan Nasdaq Composite naik 1,18 persen.

Di sisi lain, Bursa Asia mayoritas melemah pada perdagangan Rabu (21/1). Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,41 persen. Sedangkan, indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,37 persen, Shanghai Composite naik 0,08 persen dan Kospi Korea Selatan menguat 0,49 persen. Sementara itu, indeks ASX 200 Australia melemah 0,37 persen dan Taiex Taiwan turun 1,62 persen. Di sisi lain, FTSE Straits Times turun 0,39 persen dan FTSE Malay KLCI naik 0,40 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)