BMKG Palembang Imbau Waspadai Potensi Banjir Akibat Pasang Air Sungai Musi

Kondisi saat adanya genangan di Jalan Simpang Polda Sumsel di Palembang. ANTARA/ M Imam Pramana

BMKG Palembang Imbau Waspadai Potensi Banjir Akibat Pasang Air Sungai Musi

Whisnu Mardiansyah • 20 January 2026 16:54

Palembang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatra Selatan, mengimbau warga untuk mewaspadai potensi banjir akibat fenomena pasang air Sungai Musi. Fenomena pasang dan surut ini berlangsung dalam skala harian.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani, mengatakan dalam satu hari ada waktu pasang dan waktu surut. Dengan kondisi musim hujan saat ini, masyarakat harus mewaspadai dan mengantisipasi dengan mencari tempat yang lebih tinggi.

"Artinya, dalam satu hari ada waktu pasang dan waktu surut. Dengan kondisi saat musim hujan ini, di mana air sungai masuk ke pemukiman, masyarakat harus mewaspadai dan mengantisipasi dengan mencari tempat yang lebih tinggi," kata Sinta Andayani di Palembang seperti dilansir Antara, Selasa, 20 Januari 2026.
 


Adapun antisipasi jangka panjang, menurut dia, bisa dengan rekayasa lingkungan atau menggiatkan kembali kearifan lokal rumah panggung untuk masyarakat. Berdasarkan data, pada hari ini sekitar pukul 09.00 WIB terjadi pasang Sungai Musi setinggi 3,9 meter. Air akan surut pada sekitar pukul 23.59 WIB, dengan ketinggian muara sungai setinggi 0,3 meter.

"Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap fenomena tersebut, ditambah lagi saat ini sedang dalam periode curah musim hujan," katanya.


Jembatan Ampera Palembang. ANTARA/Yudi Abdullah

Sebelumnya, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengimbau warga di 18 kecamatan untuk mewaspadai cuaca hujan dan air pasang di Muara Sungai Musi yang mencapai 3,4 meter. Ia mengimbau warga Kota Palembang untuk mewaspadai cuaca hujan dan air pasang Sungai Musi berdasarkan data dari BMKG tersebut.

"Saya sudah meminta Dinas PUPR dan BPBD Kota Palembang untuk menelusuri drainase, hingga kita tahu pembuangan air ini jatuhnya ke mana, dan juga langsung kita cek Dinas PUPR yang sedang bekerja agar warga sini tidak lagi kebanjiran," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)