Sakit, Keberangkatan Dua Calon Haji Pangkalpinang ke Embarkasi Palembang Ditunda

Kepala BKK Kelas II Pangkalpinang Agus Syah (kanan) bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Ahmad Khumaidi saat melepas keberangkatan calhaj di Asrama Haji Babel di Pangkalpinang, (ANTARA/Aprionis)

Sakit, Keberangkatan Dua Calon Haji Pangkalpinang ke Embarkasi Palembang Ditunda

Silvana Febiari • 2 May 2026 10:30

Pangkalpinang: Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas II Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menunda keberangkatan dua calon haji menuju Embarkasi Palembang, Sumatra Selatan. Penundaan dilakukan karena keduanya dalam kondisi sakit.

"Ada dua orang calon haji yang sakit dan kami mengusulkan berangkat bersama rombongan berikutnya," kata Kepala BKK Kelas II Pangkalpinang Agus Syah, dilansir dari Antara, Sabtu, 2 Mei 2026. 

Pihaknya telah melakukan penilaian akhir kesehatan calon haji kelompok terbang (kloter) tujuh sebanyak 445 orang untuk berangkat menuju Embarkasi Palembang. Hal itu dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan calon haji betul-betul dalam kondisi baik untuk menjalankan ibadah di Tanah Suci.
 

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, BKK Kelas II Pangkalpinang juga melakukan pengecekan kelengkapan vaksin meningitis, polio, dan COVID-19. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus berbahaya selama menjalankan ibadah haji.

"Semua calon haji sudah mendapatkan vaksin, namun ada dua orang yang demam, sehingga kita menunda keberangkatannya menuju Embarkasi Palembang," ujarnya.

BKK Kelas II Pangkalpinang, kata dia, juga memberikan edukasi kepada calon haji untuk selalu menjaga kesehatan. Caranya dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

"Selama menjalankan rangkaian ibadah, diharapkan calon haji selalu membawa air minum, karena kondisi cuaca panas di Tanah Suci," ucapnya

Ilustrasi haji. Foto- Dok. Kemenag

Ia juga mengimbau calon haji menggunakan pelembab kulit. Tujuannya untuk melindungi dari terik cahaya matahari selama menjalankan rangkaian ibadah.

"Calon haji juga diimbau tidak bepergian sendirian tanpa tujuan jelas. Calon haji yang ingin keluar hotel harus sepengetahuan pendamping haji, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti hilang atau tersesat," ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)