Hujan Deras dan Angin Kencang di Bogor, Satu Tewas

Petugas BPBD melakukan asesmen di lokasi banjir, Kampung Pondok Manggis, Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/5/2026). ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang di Bogor, Satu Tewas

Lukman Diah Sari • 1 May 2026 23:56

Kabupaten Bogor: Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 1 Mei 2026. Peristiwa itu menyebabkan satu orang meninggal dan puluhan warga terdampak banjir serta kerusakan rumah.

“Angin kencang dan hujan deras menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi, termasuk di Jalan Tegar Beriman yang mengakibatkan satu korban jiwa,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani melansir Antara

Dia mengatakan cuaca ekstrem menlanda hampir bersamaan di beberapa titik sejak siang hingga sore hari. Adam mengungkap korban meninggal bernama Sugiharto Sukoco, 41, warga Kecamatan Kemang, yang tertimpa pohon palem saat melintas di Jalan Tegar Beriman sekitar pukul 14.55 WIB.

"Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia," kata Adam.

Selain itu, kejadian pohon tumbang juga dilaporkan di sejumlah titik antara lain Komplek Pemda Cibinong, Kampung Curug, hingga area parkir Stadion Pakansari. Selanjutnya, di Kecamatan Bojonggede, hujan deras memicu banjir di Kampung Pondok Manggis, Desa Bojong Baru, yang merendam 10 rumah dengan ketinggian air mencapai sekitar 120 centimeter.

“Banjir terjadi akibat luapan kali baru yang mengalami penyempitan, sehingga air meluap ke permukiman warga,” jelas Adam.

Sementara itu, di Kecamatan Gunungputri, angin kencang juga menyebabkan kerusakan tiga unit rumah di Desa Bojongkulur. Total terdapat empat kepala keluarga atau 10 jiwa terdampak akibat kerusakan bagian atap rumah.


Ilustrasi - Warga berteduh dengan payung ketika hujan lebat mengguyur kawasan MH Thamrin dan Bunderan HI, Jakarta. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

BPBD mencatat kebutuhan mendesak di lokasi tersebut berupa logistik tanggap darurat dan terpal untuk penanganan sementara rumah warga yang rusak. Adam menambahkan, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian di Gunung Putri, namun diperlukan penanganan lanjutan untuk perbaikan rumah warga.

Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD bersama dinas terkait dan masyarakat telah melakukan penanganan darurat di seluruh lokasi, termasuk evakuasi pohon tumbang dan asesmen dampak. BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, terutama yang dapat memicu pohon tumbang, banjir, dan kerusakan bangunan.

“Warga diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi kejadian darurat agar dapat ditangani dengan cepat,” pesan dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)