Hujan Deras Picu Banjir di Lembata, 141 Rumah Terdampak

Ilustrasi banjir. Metrotvnews.com

Hujan Deras Picu Banjir di Lembata, 141 Rumah Terdampak

Lukman Diah Sari • 29 April 2026 16:36

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian bencana banjir melanda wilayah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 28 April 2026. 

"Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas ringan hingga lebat selama 2-5 jam hingga menyebabkan banjir," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan resmi diterima pada Rabu, 29 April 2026. 

Abdul mengungkap sejumlah lokasi terdampak banjir, yakni Kelurahan Lewoleba Utara, Timur dan Tengah di Kecamatan Nubatukan, serta Kelurahan Selandoro, Kecamatan Lebatukan. Sebanyak 141 kepala keluarga (KK) serta 141 unit rumah terdampak.

"Banjir juga menyebabkan pagar pengaman Kantor Bupati sepanjang 100 meter roboh," ungkap dia.


Ilustrasi banjir. Foto: Medcom.id.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan penanganan. Pemerintah setempat sebelumnya telah menetapkan status siaga darurat dengan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur tentang Status Siaga Darurat bencana Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor, Angin Siklon Tropis, Cuaca Ekstrem, Gelombang Pasang dan Abrasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur sejak Desember 2025 sampai 8 Juni 2026.

"Kondisi terkini pada Rabu, 29 April 2026, banjir masih belum sepenuhnya surut dan masih dilakukan pendataan," jelas dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)