Imbas Konflik AS-Iran, KTT ASEAN Fokus Bahas Ketahanan Energi dan Pangan

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Elizabeth Mewengkang. Foto: Metrotvnews.com

Imbas Konflik AS-Iran, KTT ASEAN Fokus Bahas Ketahanan Energi dan Pangan

Dimas Chairullah • 30 April 2026 17:50

Jakarta: Memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah, khususnya imbas konflik antara Iran dan Amerika Serikat, menjadi perhatian serius negara-negara di kawasan Asia Tenggara. 

Isu strategis ini dipastikan akan menjadi sorotan utama dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN mendatang. Adapun KTT ke-48 ASEAN tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Cebu, Filipina, pada 7 hingga 8 Mei 2026. Pertemuan tingkat tinggi ini akan mengusung tema “Navigating Our Future Together”.

Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Elizabeth Mewengkang mengungkapkan bahwa tensi tinggi di Timur Tengah tersebut membawa ancaman langsung terhadap ketahanan energi dan pangan di Asia Tenggara.

"Memang fokus utama KTT kali ini adalah untuk merespons dampak-dampak atau imbas konflik antara Iran dan Amerika Serikat terhadap isu-isu ketahanan energi dan juga pangan di Asia Tenggara," ujar Yvonne di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis, 30 April 2026.

Sebagai salah satu motor penggerak ASEAN, Indonesia berkepentingan penuh memastikan kawasan tetap stabil. 

Yvonne menekankan bahwa perumusan respons bersama di ASEAN ini otomatis menjadi isu prioritas bagi Pemerintah Indonesia guna memastikan kesiapan kawasan.

Langkah ini diambil agar negara-negara anggota ASEAN memiliki strategi mitigasi yang efektif dan terkoordinasi dalam menghadapi guncangan pasokan maupun harga energi global.

Terkait detail poin-poin kesepakatan dan langkah strategis yang akan dibawa oleh delegasi Republik Indonesia ke Cebu nanti, Kemlu menyebut pembahasannya akan dimatangkan lebih lanjut nanti.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)