Ilustrasi. Personel BPBD kabupaten Tapin saat melakukan pemadaman kebakaran lahan pada malam hari di Rantau, Kabupaten Tapin, Minggu, 23 Agustus 2026. ANTARA/Muhammad Rastaferian Pasya
Kebakaran Lahan Kosong di Tallasa City Makassar Tak Timbulkan Korban Jiwa
Silvana Febiari • 25 August 2026 14:43
Makassar: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar, Sulawesi Selatan, terus memantau bekas lokasi kebakaran pada lahan kosong seluas kisaran 5.000 meter persegi di Tallasa City, Kecamatan Tamalanrea. Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Kepala Dinas Damkarmat Makassar Fadli Wellang mengatakan kebakaran di lahan kosong itu terjadi sekitar pukul 18.35 WITA, Senin, 24 Agustus 2026.
"Saya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.35 WITA, segera kami kerahkan tiga armada ke lokasi. Yang terbakar adalah rumput dan semak-semak di lahan kosong seluas kurang lebih 5.000 meter persegi," ujar Fadli, dilansir dari Antara, Selasa, 25 Agustus 2026.
Fadli mengatakan kobaran api sempat terlihat besar karena lokasi minim penerangan. Kebakaran yang terjadi pada malam hari itu membuat warga sempat panik.
Meski yang terbakar hanya ilalang, petugas segera melakukan pemadaman. Upaya tersebut mencegah api meluas ke area sekitar hingga akhirnya berhasil dipadamkan.
"Apinya cepat karena material berupa rumput kering, pas tinggi, makanya terlihat heboh di video. Tapi penanganannya cepat dan sekarang sudah padam. Tapi kami pantau terus," kata Fadli.
Api berhasil dikuasai sekitar pukul 20.30 WITA. Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkarmat Makassar mengerahkan 14 personel, terdiri atas 10 personel pemadam kebakaran dan empat personel rescue.

Ilustrasi. Personel BPBD kabupaten Tapin saat melakukan pemadaman kebakaran lahan pada malam hari di Rantau, Kabupaten Tapin, Minggu, 23 Agustus 2026. ANTARA/Muhammad Rastaferian Pasya
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas memastikan kondisi di lokasi aman sebelum meninggalkan area kebakaran. Pihaknya tetap berkoordinasi dengan kelurahan maupun kecamatan setempat.
"Penanganannya cepat, karena lahan kosong dan tidak ada kendala yang cukup berarti. Setelah api dikuasai, petugas melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat kembali memicu kebakaran,” ucap Fadli.
Lahan kosong tersebut diketahui merupakan milik PT Parangloe Indah. Setelah memastikan api benar-benar padam, seluruh armada dan personel meninggalkan lokasi sekitar pukul 20.40 WITA.