Antisipasi Karhutla, Kemenhut Tingkatkan Patroli dan Call Center Satwa

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni usai meninjau pusat rehabilitasi orangutan di Nyaru Menteng, Palangka Raya, Kalteng. Foto: Dok. Kemenhut.

Antisipasi Karhutla, Kemenhut Tingkatkan Patroli dan Call Center Satwa

Fachri Audhia Hafiez • 6 September 2026 05:53

Palangka Raya: Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jalur pelaporan serta mengintensifkan sosialisasi call center penyelamatan satwa liar. Langkah ini untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Kita berharap nanti setiap masyarakat yang menemukan orang utan atau satwa liar lainnya di kampung mereka, telepon ke nomor ini,” ujar Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Nyaru Menteng, Kalteng, Sabtu, 5 September 2026.
 


Menhut menjelaskan bahwa saluran siaga tersebut sejatinya telah beroperasi melalui kolaborasi antara Balai KSDA Kemenhut Kalteng dan sejumlah mitra organisasi konservasi seperti BOSF, OFI, serta OFI UK. Penguatan difokuskan agar informasi kontak darurat ini dapat diakses secara lebih masif oleh masyarakat luas.

Setiap laporan yang masuk akan langsung direspon oleh tim penyelamat terdekat dari lokasi kejadian, baik dari unsur BKSDA maupun mitra konservasi. Mekanisme terpadu ini disiapkan guna mempercepat evakuasi serta tindakan medis bagi satwa liar yang terdampak api maupun paparan asap.


Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni usai meninjau pusat rehabilitasi orangutan di Nyaru Menteng, Palangka Raya, Kalteng. Foto: Dok. Kemenhut.

Selain mengoptimalkan jalur pelaporan, Kemenhut meningkatkan intensitas patroli penyelamatan satwa liar di lapangan dari yang sebelumnya berkala menjadi rutin setiap hari, sekaligus mengedukasi warga terkait penanganan awal saat menemukan satwa lindung.

Berikut adalah nomor call center 24 jam yang dapat dihubungi oleh masyarakat:
  • BKSDA Kalbar: 0811 577 6767
  • BKSDA Kalteng: 0811 5218 500
  • BKSDA Kaltim: 0821 1333 8181

(Fachri Audhia Hafiez)